Warga Bulurokeng Keluhkan Layanan Publik Setelah Danny

Danny Pomanto dihadapan warga Bulurokeng. (FotoTimDP-Ftm)
Jeda dua tahun – Pasca Danny Pomanto memimpin Kota Makassar, pelayanan publik yang dulu lancar dan memudahkan warga, mulai dikeluhkan. Warga Bulurokeng curhat kepada Danny, urusan mereka tersendat setiap kali berurusan dengan Pemerintah Kota.
menitindonesia.com, MAKASSAR – Kampanye Dialogis Danny Pomanto di Kelurahan Bulurokeng Kecamatan Biringkanaya dihadiri sejumlah Ketua RT dan Ketua RW.
Tak hanya ide, keluhan dari RT/RW juga datang dari Ketua RW 01 Kelurahan Bulurokeng, Rahman Dg. Raga. Ia bilang, semenjak Danny Pomanto tidak lagi menjabat walikota Makassar, masyarakat sangat merasakan kesulitan atas pelayanan publik yang tidak maksimal.
“Saya harus sampaikan bahwa sekarang terkadang masyarakat merasa sulit setiap ada urusan yang berhubungan dengan Pemkot Makassar, itu setelah pak DP bukan lagi Walikota,” ungkap Rahman Dg. Raga, selasa (06/10/2020).
“Kami akan berjuang agar Danny-Fatma terpilih di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang, ” tambahnya.
Banyak masyarakat yang mengeluh, terkadang saya juga sebagai ketua RW menyayangkan ketika ada warga saya yang harus bolak balik kantor lurah dan camat untuk mengurus kelengkapan administrasi, termasuk ketika ada keluhan warga soal lamou jalan, itu susah sekali komunikasinya apalagi pelayananya, sambungnya.
Semenjak bukan lagi pak DP Walikota kami rasakan betul kemunduran Kota Makassar, khususnya pada pelayanan publik.
Menjawab keluhan warga, Danny Pomanto mengatakan, bahwa hari ini kunjungan politknya di 5 Kecamatan dalam mendengar aspirasi warga. DP sapaan akrabnya membeberkan, bahwa persoalan yang dirasakan oleh warga itu hampir semua sama. Persoalan yang dihadapi warga itu hanya soal kepedulian.
“Keluhan – keluhan warga itu hanya karena tidak adanya kepedulian sehingga kepentingan dan kebutuhan masyarakat itu terabaikan. Olehnya kami dari ADAMA tidak mau berjanji tapi menawarkan solusi melalui program dan melibatkan masyarakat langsung, “kata Danny.


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini