Pemprov Genjot Kepesertaan BPJS, Akan Dijadikan Syarat Administrasi Pemerintah

Rapat rencana pembentukan tim menggenjot kepesertaan BPJS dengan Asisten III Pemprov Sulsel. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Asisten III Pemprov Sulsel, Dr Tautoto T Ranggina, yang juga Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemprov Sulsel, menggenjot dan mengakselerasi kepesertaan BPJS Kesehatan atau Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Kartu Indonesia Sehat (KIS) PBI APBD I dan II untuk Wilayah Sulsel, di ruang Asisten III, kantor Gubernur Sulsel, Senin (21/3/2022).
“Pemprov akan membentuk tim Task Force yang terdiri atas beberapa unsur atau stake holder demi mengakselerasi kepesertaan JKN di Sulsel,” kata Tautoto T Ranggina saat memberikan keterangan.
Dia memnyampaikan, pihaknya akan membuat tim task force bersama BPJS, sehingga kabupaten atau kota yang masuk kategori di bawah 90 persen kepesertaan BPJS kesehatan untuk menggenjot kepesertaan.
Menurut mantan Kepala Dinas Pendapatan Daerah ini, hal yang pertama dilakukan oleh tim nanti, melakukan persuratan yang ditujukan kepada kabupaten yang masuk kategori belum 90 persen kepesertaan JKN, KIS PBI APBD I dan II. Treatment lain yang dilakukan, kata dia, menjadikan kepesertaan JKN ini sebagai syarat pengurusan dokumen yang diterbitkan oleh negara.
“Selain itu akan kita buatkan Pergub (peraturan Gubernur) yang mengatur hal ini supay lebih detail,” ujar Tautoto.
Hadir dalam pertemuan tersebut, dari BPJS Kesehatan ada Deputi Direksi wilayah Sulsel, Sulbar, Sultra, dan Maluku Beno Herman, dari Pemprov Sulsel hadir Kepala Biro Hukum Marwan, Kabid Humas Diskominfo Sultan Rakib, dari Dinasker ada Asbudil dan lain sebagainya.
Sementara, Beni Herman dari BPJS Kesehatan menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Sulsel melalui Asisten III Tau Toto. Ditegaskan bahwa pihaknya siap membantu atau mensupport apa yang menjadi kebutuhan pemprov dalam mengakselerasi kepesertaan JKN di Sulsel.
Sekadar diketahui, informasi dari Dinas Kesehatan Sulsel ada delapan kabupaten di Sulsel yang butuh akselerasi, yakni Kabupaten Gowa 88,01 persen, Pangkep 89,28 persen, Bukukumba 85,77 persen, Bone 88,81 persen, Soppeng 73,13 persen, Pinrang 85,48, Lutra 88,58, Palopo 89,23 persen. (andi esse)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini