Begini Doa Penghujung Ramadhan Yang Diajarkan Nabi Muhammad SAW

Ilustrasi Foto - Seorang pria bersorban berdoa.
menitindonesia – Tak terasa bulan Ramadhan 1445 Hijriah akan tiba di penghujung. Sebentar lagi akan ditutup dengan gema takbir.
Idul Fitiri 1445 Hijiriah diperkirakan jatuh pada tanggal 10 April 2024 nanti. Umat Islam akan berbondong-bondong menyambut hari kemenangan, kembali kepada fiitrahnya, suci dari segala dosa setelah menjalankan ibadah puasa dan amalan-amalan yang disunahkan Rasul selama bulan Ramadhan.
Akhirnya, beberapa umat merasa sedih akan berpisah dengan bulan Ramadhan yang menjadi ladang pahala melimpah dan bulan yang Allah memberi maaf dan ampunan kepada hamba-hambanya yang bertobat.
Rasulullah SAW menyambut penghujung bulan Ramadhan dengan harapan-harapan baik, Nabi Muhammad mengucapkan syukur dan pengharapan kepada Allah SWT untuk dapat berjumpa kembali dengan bulan penuh pengampunan pada tahun berikutnya.
Nabi Muhammad mengajarkan umat Islam menutup Ramadhan dengan berdoa kepada Allah SWT. Doa Nabi Muhammad ini sesuai dengan hadis yang diriwayatkan oleh Jabir bin Abdillah.
Berikut doa menyambut penghujung Ramadhan,
للَّهُمَّ لاَ تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَامِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَاجْعَلْنِيْ مَرْحُوْمًا وَ لاَ تَجْعَلْنِيْ مَحْرُوْمًا
Artinya: “Ya Allah, janganlah Kau jadikan bulan Ramadhan ini sebagai bulan Ramadhan terakhir dalam hidupku. Jika Engkau menjadikannya sebagai Ramadhan terakhirku, maka jadikanlah aku sebagai orang yang Engkau sayangi.”
Doa ini dibaca seiring dengan lantunan gema takbir menyambut hari kemenangan. Pada penghujung Ramadhan, doa tersebut menjadi wujud pengharapan umat dalam mengharap ampunan dan juga keridhoan Allah SWT, agar diberikan umur panjang dan dapat berjumpa lagi dengan bulan Ramadhan. (*)