127 Balita di Bua Tallulolo Torut Kena Stunting, Wagub Sulsel Bawa Bantuan Gizi hingga Bibit Cabai

Wagub Sulsel, Fatmawati Rusdi saat meninjau langsung UPT Puskesmas Bua Tallulolo, Kecamatan Kesu, Toraja Utara. (ist)
menitindonesia, TORUT – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi blusukan ke Kabupaten Toraja Utara demi mempercepat penurunan angka stunting. Ia menyoroti tajam pentingnya akurasi data agar intervensi yang dilakukan pemerintah daerah tidak salah sasaran.
Hal ini ditegaskan Fatmawati saat meninjau langsung UPT Puskesmas Bua Tallulolo, Kecamatan Kesu, Sabtu (26/9/2026). Dalam kunjungannya, Pemprov Sulsel membagikan bantuan susu dan vitamin Taburia untuk mendongkrak pemenuhan gizi anak-anak setempat.
Berdasarkan data e-PPGBM per Agustus 2026, angka stunting di Toraja Utara tercatat mencapai 14,1 persen. Mirisnya, khusus di area layanan Puskesmas Bua Tallulolo saja, tercatat ada 127 balita yang mengalami stunting.

BACA JUGA:
Resmi Beroperasi! Gubernur Sulsel Pastikan Jalan Aroepala Tahan Banting Usai Dibeton 1,8 Km

“Betapa pentingnya akurasi data. Kita jangan hanya fokus pada penanganan kuratif untuk anak-anak stunting, tetapi harus bergeser ke promotif preventif. Bukankah mencegah jauh lebih baik daripada mengobati?” tegas Fatmawati.
Demi menjamin keakuratan data, Fatmawati langsung menginstruksikan Pemkab Toraja Utara untuk menginventarisasi seluruh alat ukur (antropometri) yang rusak di 28 puskesmas se-Torut agar bisa segera ditindaklanjuti oleh Dinas Kesehatan Provinsi.
Selain gizi, Wagub Sulsel juga membawa bibit pohon tabebuya dan cabai. Ia mendorong para ibu rumah tangga untuk memanfaatkan pekarangan rumah demi menghemat pengeluaran sekaligus menambah nilai ekonomi.
“Kalau kita semua menanam cabai di depan rumah lima pot saja, kebutuhan keluarga bisa terpenuhi. Bahkan bisa bernilai tambah ekonomi,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Bua Tallulolo tak menampik adanya kendala di lapangan. Kunjungan bayi dan balita ke Posyandu kerap tidak optimal lantaran jadwalnya sering bentrok dengan kegiatan kemasyarakatan warga Toraja. Alhasil, petugas terpaksa melakukan sweeping atau jemput bola langsung ke rumah-rumah warga untuk memberikan pelayanan dan imunisasi.
Menanggapi tantangan tersebut, Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Branch Silambi berjanji akan menggeber kolaborasi lintas sektoral demi masa depan anak-anak di wilayahnya.
“Kita bisa realisasikan ke depannya, supaya target-target penurunan stunting di Toraja Utara bisa kita capai karena ini murni demi masa depan daerah kita sendiri,” tandas Andrew.