Bupati Maros, Chaidir Syam menyerahkan seragam sekolah gratis secara simbolis kepada siswa Sekolah Dasar usai pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila. (ist)
menitindonesia, MAROS – Sebanyak 15.453 siswa SD dan SMP/MTs di Kabupaten Maros menerima bantuan seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros. Pengadaan seragam tersebut menelan anggaran hampir Rp4 miliar.
Penyerahan secara simbolis dilakukan Bupati Maros Chaidir Syam bersama Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur, usai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Pallantikang, Kamis (1/10/2026).
Chaidir mengatakan bantuan tersebut menyasar 7.828 siswa jenjang SD dan 7.625 siswa jenjang SMP/MTs.
Seragam gratis diperuntukkan bagi seluruh siswa baru kelas 1 SD serta kelas 7 SMP/MTs di Kabupaten Maros.
“Program itu menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap siswa sekaligus membantu meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak,” kata Chaidir.
Menurut Chaidir, program seragam gratis telah dijalankan Pemkab Maros sejak periode awal kepemimpinannya.
Ia berharap bantuan tersebut menjadi bentuk apresiasi kepada siswa sehingga semakin bersemangat mengikuti proses pembelajaran.
“Ketika kita kasih apresiasi, dia bisa rajin ke sekolah,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Maros Andi Wandi Patabai mengatakan pengadaan seragam tersebut memiliki nilai kontrak hampir Rp4 miliar.
“Untuk seragam SD, nilai kontraknya mencapai Rp1.997.297.537. Sedangkan seragam SMP senilai Rp1.969.527.762,” sebut Wandi.
Ia mengatakan seragam yang akan dibagikan kepada siswa telah melalui proses pengecekan dan pengawasan sebelum didistribusikan. Pemeriksaan mencakup jumlah dan kualitas barang, termasuk melibatkan pihak Kejaksaan.
“Jumlah dan kualitas,” ujarnya.
Proses distribusi seragam kini dilakukan dengan melibatkan seluruh kepala sekolah. Para kepala sekolah mengambil seragam di Kantor Disdikbud Maros dengan menandatangani berita acara penyerahan barang.
Program tersebut juga tidak hanya menyasar siswa dari keluarga kurang mampu. Seluruh siswa yang masuk dalam kategori penerima program mendapatkan seragam secara gratis tanpa membedakan kondisi ekonomi keluarga.
“Ini bukan hanya untuk yang tidak mampu, tetapi semua siswa yang masuk dalam program,” kata Sekretaris Disdikbud Maros Asri Rajab.
Penyerahan bantuan seragam tersebut turut disaksikan Ketua TP-PKK Kabupaten Maros, Ketua DPRD Maros, wakil ketua dan anggota DPRD Maros, serta jajaran pejabat Pemkab Maros.