Tinjau Pabrik Kripik di Sidrap, Pj Gubernur Bahtiar Terkejut Dengar Ada Lahan Sebelumnya Ditumbuhi Alang-alang Kini ‘Disulap’ jadi Lahan Produktif

Foto : Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin dan Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif, Melakukan kunjungan ke pabrik pengolahan keripik pisang Loka Sidenreng yang berada di Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap
menitindonesia, SIDRAP – Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin dan Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif, melakukan kunjungan ke pabrik pengolahan keripik pisang Loka Sidenreng yang berada di Desa Damai, Kecamatan Watang Sidenreng, Kabupaten Sidrap, Sabtu (25/11/2023)
Diketahui jika dalam sehari, usaha yang dikelola kelompok tani ini menggunakan 10 tandang pisang dan memproduksi hingga 300 bungkus keripik pisang. Dijual dengan harga Rp10.000 di tempat pengolahan dan dipasarkan Rp12.500 di pasar termasuk ke minimarket.
“Dari harga Rp50 ribu satu tandang akan menghasilkan Rp250 ribu,” jelas Syaharuddin Alrif yang juga merupakan pembina kelompok tani di desa ini dan beberapa desa sekitarnya. Pabrik pengolahan ini juga menjadi tempat bagi mahasiswa untuk diajarkan budidaya pisang. Mulai panen pisang, pasca panen sampai pengolahan, serta pengemasan.
“Pisang kepok itu semua dalam satu lahan dari satu tempat dan keluar seperti ini sebuah produk,” kata Dosen Teknologi Hasil Pertanian Universitas Muhammadiyah Sidrap, Andi Nurwida, yang juga turut hadir serta melakukan penelitian di tempat ini.
Bahtiar Baharuddin mengaku disuguhkan banyak kejutan dalam kunjungannya di desa ini dalam keterangan rilisnya Minggu (26/11/2023) Dia juga dikejutkan dengan adanya lahan sebelumnya ditumbuhi Alang-alang kini seperti disulap. Lahan tersebut kini jadi lahan produktif.
“Kita disuguhkan banyak kejutan berkat peranan Pak Syaharuddin Alrif sebagai agen perubahan di masyarakat. Tak terduga dalam waktu tiga tahun, ada lahan 120 hektar yang tadinya hanya dipenuhi alang-alang. Kini diubah dari lahan tidak produktif menjadi produktif dan salah satunya dengan menanam pisang,” ungkapnya. (*)