menitindonesia, MAROS – Stok blangko KTP elektronik (KTP-el) di Kabupaten Maros saat ini kosong. Kondisi tersebut menyebabkan layanan pencetakan KTP-el sementara belum dapat dilakukan.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Maros, Noralim, mengatakan kekosongan blangko terjadi akibat keterlambatan distribusi yang dipicu cuaca buruk.
“Kapalnya terlambat datang dari ekspedisinya,” ujar Noralim, Senin (12/1/2025).
Meski demikian, Noralim memastikan ketersediaan blangko KTP-el akan segera kembali normal dalam waktu dekat. Dalam waktu satu hari ke depan, Disdukcapil Maros dijadwalkan menerima kiriman blangko.
“Besok akan datang sekitar 2.000 blangko. Itu biasanya cukup untuk kebutuhan sekitar 10 hari, tapi biasanya juga cepat habis,” katanya.
Selama stok blangko masih kosong, Disdukcapil Maros tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menerbitkan surat keterangan atau biodata sebagai pengganti sementara KTP-el.
“Selama blangko kosong, kami tetap melayani masyarakat dengan memberikan biodata sementara,” ujarnya.
Noralim juga menegaskan bahwa program pelayanan jemput bola atau program tandu tetap berjalan meski pencetakan KTP-el belum dapat dilakukan.
“Program jemput bola tetap berjalan. Kemarin kami juga baru saja turun ke lapangan,” katanya.
Sementara itu, salah seorang warga Maros, Magfira, mengaku datang ke kantor Disdukcapil untuk mengurus KTP yang hilang. Ia berharap layanan pencetakan KTP-el bisa segera kembali normal.
“Untuk sementara dapat surat keterangan, tapi tetap berharap KTP-nya bisa cepat dicetak karena dibutuhkan untuk urusan administrasi,” ungkapnya.