The Dragon Merapat, Dokter Koboi FC Siap Bikin Kejutan Besar

Ferdinand "The Dragon" Sinaga resmi memperkuat Dokter Koboi FC jelang Wali Kota Makassar Cup 2026. Kehadiran mantan Pemain Terbaik ISL 2014 itu menambah kekuatan tim yang dipimpin dr. Wachyudi Muchsin dan digadang-gadang menjadi kuda hitam dalam turnamen bergengsi yang diikuti 32 tim di Kota Makassar. (Ilustrasi: Dokter Koboi FC)
  • Kehadiran Ferdinand “The Dragon” Sinaga membuat Dokter Koboi FC menjadi sorotan utama jelang Wali Kota Makassar Cup 2026. Klub komunitas asal Sulawesi Selatan itu kini diprediksi menjadi kuda hitam yang berpotensi mengguncang persaingan 32 tim peserta.
menitindonesia, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Cup 2026 belum dimulai, tetapi satu tim sudah lebih dulu mencuri perhatian publik sepak bola Sulawesi Selatan. Adalah Dokter Koboi FC, klub komunitas yang kini tampil dengan kekuatan baru setelah resmi merekrut mantan Pemain Terbaik Indonesia Super League (ISL) 2014, Ferdinand “The Dragon” Sinaga.
Kehadiran penyerang berpengalaman itu langsung mengubah peta persaingan turnamen yang akan berlangsung mulai 1 Juli 2026 di Lapangan Telkom, Jalan AP Pettarani, Makassar. Di tengah persaingan 32 tim yang akan memperebutkan trofi bergengsi Wali Kota Makassar yang dipimpin Munafri Arifuddin, Dokter Koboi FC mulai disebut sebagai salah satu kandidat kuat pemberi kejutan.
BACA JUGA:
Pendaftaran Ketua KONI Maros Dibuka, Musorkab Digelar 28 Juni
Klub yang berdiri pada 29 November 2022 tersebut lahir dari semangat persaudaraan dan kecintaan terhadap sepak bola. Berawal dari komunitas yang beranggotakan tenaga kesehatan, profesional, hingga pecinta olahraga, Dokter Koboi FC berkembang menjadi tim yang aktif mengikuti berbagai turnamen sekaligus kegiatan sosial.
Semangat itu tercermin dalam slogan mereka, “Do By Your Heart” atau lakukan dengan hati.
Kepercayaan diri skuad semakin meningkat setelah mencatat prestasi membanggakan dengan menjuarai Turnamen Sepak Bola Kabupaten Bulukumba pada 4 Mei 2025. Gelar tersebut diraih setelah mengalahkan Harum Lestari FC di partai final dan menjadi tonggak penting perjalanan klub menuju level yang lebih kompetitif.

Dari Komunitas Menjadi Ancaman Serius

Manager Dokter Koboi FC, Riswandi, menegaskan bahwa keikutsertaan timnya dalam Wali Kota Makassar Cup 2026 bukan cuma mengejar prestasi, tapi juga memperkuat silaturahmi dan kebersamaan melalui olahraga.
“Dokter Koboi FC hadir sebagai wadah silaturahmi dan kebersamaan. Kami mengombinasikan pemain-pemain lokal berbakat dengan sejumlah pemain yang memiliki pengalaman di level nasional dan internasional. Kehadiran Ferdinand Sinaga tentu menjadi motivasi besar bagi seluruh pemain untuk tampil maksimal,” ujar Riswandi.
BACA JUGA:
Dewan Lingkungan Makassar Bidik Sampah Organik Jadi Penopang Urban Farming dan Ekonomi Warga
Namun, kehadiran Ferdinand bukan hanya soal motivasi. Rekam jejaknya menjadikan Dokter Koboi FC memiliki daya ledak yang sulit diabaikan.
Ferdinand merupakan salah satu penyerang paling berpengaruh dalam satu dekade terakhir sepak bola Indonesia. Ia pernah membawa Semen Padang menjuarai Indonesia Premier League musim 2011/2012 sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak kompetisi.
Namanya kemudian melejit bersama Persib Bandung saat mengantar Maung Bandung meraih gelar Indonesia Super League 2014. Pada musim yang sama, ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik ISL 2014.
Kariernya terus berlanjut bersama sejumlah klub besar seperti PSM Makassar, Persebaya Surabaya, Persis Solo, Persiraja Banda Aceh hingga Kelantan FA di Malaysia. Bersama PSM Makassar, Ferdinand juga sukses mengangkat trofi Piala Indonesia 2019 dan menjadi salah satu pemain yang sangat dicintai suporter Juku Eja.
Selain Ferdinand, Dokter Koboi FC juga diperkuat sederet pemain berpengalaman seperti Indra Rianto, Hersya Scifo, Sudirman, Muh. Rahmatullah dan Farin Muyassar Syafar.
Perpaduan pemain nasional, pemain berpengalaman, dan talenta-talenta lokal membuat kekuatan Dokter Koboi FC semakin lengkap. Tidak berlebihan jika banyak pihak mulai menempatkan mereka sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perebutan gelar Wali Kota Makassar Cup 2026.
Riswandi menilai kombinasi pemain yang dimiliki saat ini memberi optimisme besar bagi tim untuk tampil kompetitif sepanjang turnamen.
“Kami ingin memberikan yang terbaik, menampilkan permainan yang sportif dan menghibur masyarakat pencinta sepak bola Makassar. Dengan komposisi tim yang ada, kami optimistis bisa memberikan kejutan,” katanya.
Dengan komposisi pemain yang dimiliki saat ini, Dokter Koboi FC datang membawa ambisi, kepercayaan diri, dan harapan untuk menciptakan kejutan besar.
Jika “The Dragon” mampu menunjukkan sentuhan terbaiknya, bukan tidak mungkin Dokter Koboi FC akan menjadi cerita paling menarik dalam turnamen sepak bola terbesar di Kota Makassar tahun ini.