menitindonesia, MAKASSAR – Progres penanganan preservasi Jalan Hertasning, Kota Makassar, menunjukkan perkembangan signifikan. Perbaikan ruas jalan tersebut kini mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pengguna jalan yang setiap hari melintas di jalur padat tersebut.
Jalan Hertasning sepanjang 1,8 kilometer dengan lebar 11 meter merupakan bagian dari Paket Multiyears Project (MYP) Paket 1 Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang difokuskan pada peningkatan kualitas dan daya dukung infrastruktur jalan.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman secara berkala memantau langsung progres pengerjaan di lapangan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan selama proses perbaikan berlangsung.
“Kami memohon maaf atas terganggunya arus lalu lintas. Mohon kesabaran masyarakat karena pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan agar lebih aman dan nyaman,” ujar Andi Sudirman.
Jalan Hertasning merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa. Tingginya volume kendaraan membuat proyek ini menjadi perhatian publik.
Iksan, pengendara ojek online yang rutin melintas di ruas tersebut, mengaku mulai melihat perubahan signifikan dibanding kondisi sebelumnya.
“Dulu banyak yang mengeluh karena jalannya rusak dan hanya ditambal. Sekarang sudah kelihatan progresnya, jalannya mulai enak dilalui,” ujarnya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Proyek, Bima, menjelaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Penutupan titik-titik aspal rusak merupakan bagian dari persiapan sebelum pelapisan aspal akhir.
“Aspal yang rusak kita tutup dulu sebagai pondasi, setelah itu baru masuk tahap finishing,” jelasnya.
Untuk meminimalkan gangguan lalu lintas, pihak pelaksana menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka-tutup jalur. Pada ruas Jalan Hertasning hingga Jalan Tun Abdul Razak di Kabupaten Gowa, pengerjaan dilakukan dengan menutup separuh badan jalan secara bergantian.
“Setelah satu sisi selesai, kita lanjut ke sisi berikutnya. Pekerjaan di Hertasning dimulai sejak Desember dan ditargetkan rampung Juni atau pertengahan Juli,” kata Bima.
Apresiasi juga datang dari warga sekitar. Nurul Quraini, warga Jalan Hertasning, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah provinsi terhadap perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.
“Terima kasih kepada Pak Gubernur. Perbaikan jalan ini sangat membantu warga yang setiap hari beraktivitas di sini,” ujarnya.