menitindonesia, MAROS — Perjalanan panjang Sukartono sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) akhirnya membawanya ke posisi strategis sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Maros sejak Juli 2025.
Birokrat yang memulai kariernya di Kementerian Transmigrasi pada 1997 itu kini dipercaya memimpin sekretariat yang bertugas mendukung kerja 35 anggota DPRD Maros.
Sebelum menjabat Sekwan, Sukartono telah mengemban berbagai posisi penting di lingkup Pemerintah Kabupaten Maros.
Mulai dari Dinas Kehutanan dan Tata Ruang, Kabag Ekonomi dan SDA, Kabag Organisasi, Kabag Umum, Kabag Protokol, Sekretaris Bappeda, hingga Kabag Umum dan Keuangan DPRD.
“Saya memang tidak pernah di depan, tapi selalu berada di belakang memastikan semuanya berjalan dengan baik,” ujar Sukartono.
Menurutnya, tantangan terbesar di Sekretariat DPRD adalah mengelola dinamika lembaga legislatif yang memiliki beragam karakter dan kepentingan. Karena itu, ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara sekretariat, pimpinan, dan anggota dewan.
“DPRD itu unik. Ada 35 anggota dewan dengan berbagai pandangan dan kebutuhan. Tugas kami memastikan semuanya bisa terfasilitasi dengan baik,” katanya.
Untuk meningkatkan pelayanan, Sukartono mendorong penguatan komunikasi internal dan menyiapkan optimalisasi aplikasi e-Aspirasi yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aspirasi secara daring.
Sistem tersebut nantinya akan terintegrasi dengan data kependudukan sehingga laporan dan usulan warga dapat ditindaklanjuti lebih cepat dan tepat sasaran.
Ia berharap Sekretariat DPRD Maros dapat terus meningkatkan profesionalisme dalam melayani anggota dewan maupun masyarakat.
“Kalau kita bekerja dengan hati, hasilnya pasti dirasakan oleh masyarakat. Itu yang selalu saya pegang dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.