menitindonesia, MAROS – Anggota DPRD Kabupaten Maros dari Fraksi PKB, H. Muhammad Yusuf, SE, mengingatkan pemerintah daerah agar lebih sigap mengantisipasi berbagai persoalan yang kerap muncul selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Stabilitas harga bahan pokok dan kelancaran arus mudik menjadi dua isu utama yang disorot legislator tersebut.
Menurut Yusuf, meningkatnya aktivitas dan kebutuhan masyarakat selama bulan suci Ramadan harus diimbangi dengan langkah antisipatif dari pemerintah agar tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah potensi kenaikan harga bahan pokok akibat meningkatnya permintaan. Karena itu, ia meminta pemerintah daerah bersama instansi terkait memperketat pengawasan pasar guna menjaga ketersediaan stok dan menekan lonjakan harga.
“Setiap memasuki Ramadan, permintaan bahan pokok meningkat. Pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu melakukan pengawasan pasar secara intensif agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan,” kata Muhammad Yusuf, Minggu (15/3/2026).
Ia menilai stabilitas harga kebutuhan pokok merupakan faktor penting untuk menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan. Pemerintah, kata dia, harus memastikan distribusi barang berjalan lancar sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan tanpa terbebani kenaikan harga yang tinggi.
Tak hanya soal pangan, Yusuf juga menyoroti persiapan menghadapi arus mudik Lebaran yang diprediksi meningkat. Ia meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan kepolisian dan instansi terkait untuk mengantisipasi kemacetan di sejumlah titik rawan.
“Arus mudik selalu menjadi perhatian setiap tahun. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan instansi terkait harus dimaksimalkan, terutama pada titik-titik rawan kemacetan,” ujarnya.
Menurutnya, kesiapan infrastruktur jalan, fasilitas pendukung, serta pelayanan publik selama masa mudik juga perlu menjadi perhatian serius. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung.
Yusuf berharap pemerintah daerah dapat mengambil langkah-langkah strategis sejak dini agar pelaksanaan Ramadan hingga Idulfitri tahun ini berjalan aman, lancar, dan kondusif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Maros.