Gubernur Sulsel Raih Penghargaan Nasional Infrastruktur, Program Multiyears Diapresiasi

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat menerima penghargaan nasional kategori Outstanding Province in Multi-Years Infrastructure Development dalam ajang National Governance Awards: Sinergi Nusantara untuk Indonesia Emas oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Abdul Muhaimin Iskandar. (ist)
menitindonesia, JAKARTA – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meraih penghargaan nasional kategori Outstanding Province in Multi-Years Infrastructure Development dalam ajang National Governance Awards: Sinergi Nusantara untuk Indonesia Emas.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah 2026, yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, Jumat (24/4/2026) malam.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Abdul Muhaimin Iskandar, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan pemerintah daerah dalam menghadirkan pembangunan yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak nyata.
Capaian tersebut menempatkan Sulawesi Selatan sebagai salah satu provinsi dengan kinerja pembangunan infrastruktur paling menonjol di tingkat nasional.
Gubernur Andi Sudirman menyampaikan penghargaan itu merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel.

BACA JUGA:
Disdik Sulsel Klaim Tak Ada Krisis Bangku Sekolah, Surplus 143 Rombel

“Alhamdulillah, ini merupakan buah dari kerja keras bersama. Program multiyears yang kita jalankan menjadi bukti komitmen menghadirkan pembangunan yang merata,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga pada pemerataan manfaat bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh tim. Apa yang kita lakukan hari ini semata untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan,” katanya.
Penghargaan ini tidak lepas dari implementasi program Multiyears Project (MYP) 2025–2027 dengan total anggaran mencapai Rp3,7 triliun.
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp2,5 triliun dialokasikan untuk pembangunan dan peningkatan jalan provinsi dengan target lebih dari 1.000 kilometer dalam setengah periode kepemimpinan.
Capaian ini meningkat signifikan dibanding periode sebelumnya yang hanya sekitar 500 kilometer.
Selain itu, sebesar Rp780 miliar difokuskan pada pembangunan jaringan irigasi seluas 54.000 hektare guna mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan.
Sementara Rp500 miliar lainnya dialokasikan untuk pembangunan dua rumah sakit regional di wilayah selatan dan utara Sulsel, guna memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.
Ajang ini menjadi pengakuan atas keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola otonomi secara produktif, sekaligus memperkuat peran daerah dalam mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan.