menitindonesia, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menerima bantuan 25 ekor sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk Iduladha 2026.
Dari jumlah tersebut, 24 ekor didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota di Sulsel, sementara satu ekor dialokasikan untuk Pemerintah Provinsi Sulsel.
Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sulsel, Andi Munawir, mengatakan setiap daerah menerima satu ekor sapi dengan bobot rata-rata mencapai satu ton.
“Sulsel mendapat 25 ekor sapi kurban dari Bapak Presiden. Masing-masing kabupaten/kota mendapat satu ekor, dan satu ekor untuk Pemprov,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, seluruh hewan kurban tersebut berasal dari peternak lokal di Sulawesi Selatan, sehingga program ini tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga mendorong ekonomi peternak.
“Ini juga memberi manfaat ekonomi karena sapi berasal dari peternak lokal Sulsel,” jelasnya.
Pemotongan hewan kurban dijadwalkan berlangsung serentak setelah pelaksanaan salat Iduladha, dengan lokasi yang telah ditentukan oleh masing-masing pemerintah daerah.
Kepala daerah, kata Munawir, telah menunjuk titik pemotongan di masjid-masjid yang dinilai siap dari sisi fasilitas dan distribusi.
“Pemotongan akan dilakukan di masjid yang telah ditetapkan di masing-masing daerah,” katanya.
Sementara itu, sapi kurban untuk Pemprov Sulsel direncanakan dipotong di Kabupaten Jeneponto bersamaan dengan pelaksanaan di daerah lain.
Skema pemotongan serentak ini diharapkan dapat memastikan distribusi daging kurban berjalan tertib dan merata.
Pemprov Sulsel juga mengimbau agar pembagian daging kurban diprioritaskan bagi masyarakat kurang mampu dan dilakukan secara tepat sasaran.
“Harapannya, daging kurban ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Program bantuan kurban ini dinilai tidak hanya memperkuat nilai sosial pada momentum Iduladha, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap sektor peternakan lokal di Sulawesi Selatan.