Jalan Poros Camba Sering Macet, Ketua DPRD Maros Bangun Lobby ke Pemprov Sulsel Minta Jalan Alternatif Mallawa-Pangkep Dibuka

Ketua DPRD Maros, HA Patarai Amir. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maros, HA Patarai Amir, menyampaikan keresahan masyarakat akibat seringnya terjadi kemacetan total di Jalan Poros Camba-Mallawa-Bone, yang kerap terjadi akibat padatnya arus lalu lintas trans Sulawesi itu.
Saat dikonfirmasi, Patarai Amir, mengungkapkan, salah satu penyebab kemacetan karena meningkatnya volume kendaraan melebihi peningkatan kapasitas jalan poros Trans Sulawesi, khususnya jalur Camba-Mallawa-Bone.
Apalagi, kata dia, jalur Camba ke Bone sudah sangat padat dilalui kendaraan, karena merupakan jalur utama dari Makassar ke luar kota dan Jalur Utara ke Selatan.
“Semua angkutan luar kota arah utara dari Makassar, 70 persen memilih jalur Camba-Mallawa, termasuk mobil truk tronton dan bus-bus besar. Jika ada satu saja mobil truk mogok, maka menimbulkan kemacetan hingga 5 km dan mengakibatkan waktu perjalanan terhambat hingga melebih tiga jam,” kata Patara Amir, Jumat (25/3/2022).
Oleh karena itu, Patarai Amir menyampaikan, dengan kondisi demikian, maka pihaknya akan melakukan lobby ke Pemprov Sulsel untuk membuka jalur alternatif dari Kecamatan Mallawa tembus ke Kabupaten Pangkep.
“Jalur alternatif sebagai solusi jika terjadi kemacetan sudah harus dipikirkan untuk segera dibuka, yakni jalur Kecamatan Mallawa dibangunkan jalan tembus ke Kabupaten Pangkep. Ini sangat mendukung perputaran ekonomi di Sulsel kalau infrastruktur jalan ini lancar,” ujar politikus Partai Golkar itu.
Terkait rencana itu, Patarai Amir mengaku sedang merintis jalur lobby ke Pemprov bersama Wakil Bupati Maros, Hj Suhartina Bohari, yang juga adalah Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros.
“Ini harus dipikirkan untuk segera menjadi prioritas pembangunan jalur alternatif Mallawa tembus ke Pangkep. Karena jalur antar Kabupaten merupakan kewenangan Provinsi, jadi kami segera mengusulkan melalui lobby. Ini sudah kami pikirkan dengan Wabup, Ibu Tina Bohari. Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa terealisasi,” pungkasnya. (asrul nurdin)