Tinjau Lokasi Kebakaran Tallo, Wali Kota Makassar Pastikan Rumah Warga Dibangun Kembali

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat meninjau langsung kondisi rumah warga yang terbakar di kecamatan Tallo. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau lokasi kebakaran di Kecamatan Tallo yang menghanguskan sedikitnya 18 rumah warga usai tawuran antarkelompok pemuda beberapa waktu lalu.
Kunjungan tersebut menjadi tindak lanjut dari langkah cepat Pemkot Makassar bersama TNI dan Polri yang sejak awal telah menangani dampak kerusuhan tersebut. Dalam peninjauan itu, Munafri memastikan seluruh bantuan awal hingga rencana pembangunan kembali rumah warga berjalan sesuai arahan pemerintah kota.
Ia menegaskan bantuan dari seluruh dinas terkait telah disalurkan. Kehadirannya di lokasi dimaksudkan memastikan proses pemulihan berlangsung cepat dan tepat sasaran.
Munafri hadir bersama Dandim 1408 Makassar, Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, dan Dansat Brimob Polda Sulsel sekaligus Plh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Muhammad Ridwan.
Mereka meninjau area terdampak sekaligus berdialog langsung dengan warga. Dalam kesempatan itu, Munafri juga menyerahkan bantuan kebutuhan dasar dan material bangunan secara simbolis kepada warga terdampak.

BACA JUGA:
Ajak 1.500 Lansia Senam Massal, Wali Kota Makassar: Pemerintah Harus Beri Perhatian Maksimal

Ia memastikan rumah-rumah yang terbakar akan dibangun kembali secepatnya agar warga dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak.
Selain fokus pada pemulihan, Munafri menilai peristiwa ini menjadi evaluasi serius terkait penguatan keamanan lingkungan dan pembinaan pemuda. Ia menegaskan pemerintah kota bersama TNI dan Polri berkomitmen menjaga ketenteraman masyarakat.
Menurutnya, dampak tawuran tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga trauma sosial bagi warga. Karena itu, ia mengimbau masyarakat menjaga diri dan menahan emosi agar konflik serupa tidak kembali terjadi.
“Dampaknya sangat luar biasa. Kita berharap semua bisa menjaga diri, menahan emosi, sehingga tidak terjadi hal yang lebih buruk ke depannya,” ujarnya.
Munafri menambahkan pemerintah kota bersama aparat keamanan akan membangun pos-pos penjagaan yang melibatkan masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi tetap kondusif dan mencegah Makassar kembali menjadi kota yang mencekam akibat pertikaian antarkelompok.