Event Esport Terbesar Pertama di Maros Resmi Digelar, 406 Peserta Ikut Dengan Total Hadiah Rp25 Juta

Bupati Maros, Chaidir Syam didampingi oleh Ketua ESI Maros sekaligus ketua DPRD Maros, Muhammad Gemilang Pagessa saat melihat langsung para peserta berlaga di ajang Bupati Maros Cup Esport yang dilaksanakan di ruang serbaguna Pemkab Maros. (Bkr)
menitindonesia, MAROS – Untuk pertama kalinya, event esport terbesar digelar di Kabupaten Maros. Turnamen bertajuk Bupati Maros Cup Esport 2025 ini berlangsung selama dua hari, Jumat–Sabtu, 28–29 November 2025 di Gedung Serbaguna Pemkab Maros.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Esport Indonesia (ESI) Maros bekerja sama dengan KONI Maros.
Ajang ini diserbu sedikitnya 406 peserta dari berbagai kalangan. Mereka berkompetisi dalam lima kategori gim, yakni Mobile Legends (32 squad), PUBG Mobile (12 squad), Free Fire (36 squad), E-Football (32 pemain), dan Magic Chess (32 pemain).
Bupati Maros, Chaidir Syam, secara resmi membuka turnamen. Dalam sambutannya, ia menegaskan, Pemerintah Daerah mendukung penuh pengembangan ekosistem esport sebagai sarana penyaluran bakat generasi muda.
“Kami dari pemerintah sangat mendukung kegiatan ini sebagai upaya mengembangkan minat dan bakat anak-anak remaja kita, khususnya di bidang esport yang kini semakin diminati,” kata Chaidir.

BACA JUGA:
Serapan Anggaran Rendah, Bupati Maros Ancam Evaluasi Kadis dan Kabid

Chaidir menyebut, kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga wadah positif untuk menciptakan ruang kreativitas bagi anak muda. Ia berharap event ini bisa menjadi agenda tahunan serta melahirkan atlet-atlet esport berprestasi yang dapat mewakili Maros di tingkat provinsi hingga nasional.
“Harapan kami tentunya ajang ini tidak hanya dilaksanakan kali ini saja tapi menjadi event tahunan sehingga bisa melahirkan atlit esport Maros yang bisa mengharumkan nama Maros di level provinsi dan Nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua ESI Maros yang juga Ketua DPRD Maros, Muhammad Gemilang Pagessa, mengatakan total hadiah yang diperebutkan peserta mencapai Rp 25 juta, ditambah piala dan sertifikat penghargaan.
Gemilang menambahkan, antusiasme peserta menunjukkan, esport telah menjadi cabang olahraga yang digemari dan memiliki potensi besar untuk berkembang di Maros.
“Ini bukti bahwa anak-anak muda Maros punya minat besar di dunia esport. Kami berharap turnamen ini bisa menjadi pintu lahirnya atlet esport profesional dari Maros,” ujarnya.
Gelaran ini juga diramaikan oleh ratusan penonton yang memadati area pertandingan sejak dibuka. Panitia menyebut, jika respons masyarakat sangat positif, event serupa akan dijadwalkan dengan skala yang lebih besar pada tahun mendatang.