Perebutan Kursi Ketua Golkar Sulsel, IAS dan Appi Jadi Dua Kandidat yang Ambil Formulir

Karikatur calon ketua Golkar Sulsel, Ilham Arif Sirajuddin (Aco) bersama Munafri Arifuddin (Appi).
menitindonesia, MAKASSAR — Bursa calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan mulai mengerucut. Hingga penutupan pengambilan formulir bakal calon Ketua Musyawarah Daerah (Musda) XI Golkar Sulsel, Selasa (14/7/2026), hanya dua nama yang tercatat mengambil formulir pencalonan.
Keduanya adalah mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin atau Appi.
Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Ketua Musda XI Golkar Sulsel, Anugerah Amir, mengatakan tahapan pengambilan formulir resmi ditutup pukul 17.00 Wita. Selanjutnya, panitia akan membuka tahapan pengembalian formulir pada 15 hingga 17 Juli 2026.
“Penjaringan kita tutup pukul 17.00 hari ini. Tahap selanjutnya adalah pengembalian formulir yang dijadwalkan pada 15-17 Juli 2026,” kata Anugerah Amir di Kantor DPD I Golkar Sulsel, Selasa (14/7/2026).
Anugerah yang akrab disapa Anjas menegaskan, kedua bakal calon diwajibkan mengikuti seluruh ketentuan yang telah disepakati bersama Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sulsel.

BACA JUGA:
22 DPD II Golkar Sulsel Kompak Kawal IAS Kembalikan Formulir Calon Ketua DPD I

Salah satu aturan utama adalah formulir pencalonan harus dikembalikan langsung oleh bakal calon yang bersangkutan. Panitia tidak memperbolehkan proses tersebut diwakili pihak lain.
Meski demikian, bakal calon tetap diberi ruang untuk membawa pendukung saat pengembalian formulir. Namun jumlah orang yang dapat masuk ke dalam ruangan akan dibatasi dan wajib menggunakan kartu identitas yang telah disiapkan panitia.
“Disepakati bersama SC bahwa bakal calon bisa membawa pendukung. Tapi untuk di dalam ruangan pengembalian terbatas dan harus menggunakan ID Card yang telah disediakan,” ujarnya.
Panitia juga meminta setiap kandidat menyampaikan jadwal pasti pengembalian formulir sejak tahap pengambilan berkas. Langkah itu dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus mengantisipasi potensi penumpukan massa pendukung.
Dari dua kandidat yang telah mengambil formulir, IAS menjadi satu-satunya bakal calon yang sudah memastikan jadwal pengembalian berkas.
Mantan Wali Kota Makassar itu dijadwalkan mengembalikan formulir pencalonan pada Jumat (17/7/2026) pukul 14.00 Wita atau setelah salat Jumat.
“Saat pengambilan formulir, hanya IAS yang sudah melaporkan kepastian jadwal. Jumat 17 Juli pukul 14.00 (ba’da Jumat). Pihak Appi baru akan mengabarkan kemudian. Tentu tidak akan mungkin bersamaan,” jelas Anjas.
Panitia juga membuka kesempatan bagi para bakal calon untuk menghadirkan pendukung yang membawa surat rekomendasi dukungan saat pengembalian formulir. Kehadiran para pendukung tersebut dinilai dapat memudahkan proses verifikasi administrasi yang dilakukan panitia.
“Ini bisa menjadi pintu kesempatan melakukan verifikasi langsung oleh panitia terkait keabsahan surat dukungan yang dibawa bakal calon,” katanya.
Anjas berharap seluruh proses penjaringan hingga pelaksanaan Musda XI Golkar Sulsel berjalan lancar, tertib, dan tetap menjunjung tinggi marwah organisasi.
“Kita berharap mereka datang tertib dan sama-sama bertanggung jawab demi kebaikan bersama,” tegasnya.
Tahapan pengembalian formulir akan menjadi proses krusial sebelum Golkar Sulsel menetapkan kandidat yang berhak maju dalam Musda XI untuk memperebutkan kursi ketua DPD I Golkar Sulsel periode berikutnya.
Dengan hanya dua figur yang mengambil formulir hingga batas akhir pendaftaran, persaingan menuju pucuk pimpinan Golkar Sulsel kini mengarah pada pertarungan dua tokoh yang sama-sama memiliki pengaruh kuat di internal partai maupun panggung politik Sulawesi Selatan.