HUT Makassar ke-419, Pemkot Siapkan Nikah Massal Gratis untuk 210 Pasangan

Sebanyak 33 pasangan suami istri mengikuti nikah massal, di Lapangan Karebosi Kota Makassar. Dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
menitindonesia, MAKASSAR – Kabar baik bagi warga kurang mampu di Kota Makassar. Pemkot Makassar membuka pendaftaran program nikah massal gratis untuk 210 pasangan dalam rangkaian HUT ke-419 Kota Makassar.
Pendaftaran dibuka mulai Selasa (29/9/2026) hingga 16 Oktober 2026 melalui platform Lontara+.
Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, mengatakan program tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk desil 1 hingga desil 5.
“Yang belum mampu ini kita fasilitasi sebagai nikah massal gratis,” kata Andi Bukti kepada awak media di Rujab Wali Kota Makassar, Selasa (29/9).
Pemkot Makassar menargetkan 210 pasangan atau 420 orang mengikuti program tersebut. Jumlah itu disesuaikan dengan momentum HUT Kota Makassar ke-419.
“Targetnya 210 pasang, karena kita mengikuti ulang tahun kota. Kalau 210 dikali dua, supaya genap menjadi 420 orang,” ujarnya.

BACA JUGA:
Pemkot Makassar-Unhas Siapkan 50 Titik Budidaya Maggot, Sampah Organik Diolah Jadi Pakan Ayam

Informasi pendaftaran akan disebarkan ke seluruh kecamatan. Dinas Sosial juga meminta para camat meneruskan informasi tersebut kepada warga yang memenuhi kriteria.
Namun, peserta tidak otomatis langsung ditetapkan. Setiap pendaftar akan terlebih dahulu menjalani proses asesmen untuk memastikan kelayakannya.
“Mulai hari ini sampai 16 Oktober. Karena diasesmen dulu semua untuk dibawa ke kawinan nikah,” katanya.
Program ini juga tidak hanya diperuntukkan bagi pasangan yang belum pernah menikah. Warga yang pernah menikah dan telah bercerai juga dapat mendaftar untuk menikah kembali, dengan syarat melengkapi dokumen perceraian.
“Yang belum pernah nikah bisa, yang pernah nikah bisa. Yang sudah pernah cerai bisa nikah kembali, yang penting ada surat cerainya,” jelas Andi Bukti.
Pemkot Makassar juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung bagi peserta. Mulai dari rencana resepsi hingga perlengkapan pengantin.
Lokasi pelaksanaan seremoni masih dalam pencarian. Pemkot membutuhkan tempat yang mampu menampung ratusan peserta sekaligus.
“Kita baru cari tempat karena kan 400 orang. Dulu di Karebosi itu tidak sampai 50 pasang,” ujarnya.
Seremoni nikah massal ditargetkan berlangsung sebelum 9 November 2026 atau sebelum puncak peringatan HUT ke-419 Kota Makassar.
Andi Bukti menyebut antusiasme masyarakat terhadap program tersebut cukup tinggi. Sosialisasi juga akan diperluas hingga wilayah kepulauan agar warga kurang mampu di seluruh wilayah Makassar memiliki kesempatan yang sama.
“Antusias masyarakat bagus, apalagi masyarakat yang tidak mampu. Pasti kesempatan mereka untuk nikah gratis naik,” pungkasnya.