Maros Juara Koleksi Medali Trail Run Exhibition 2026, Raih 7 Medali

Ketua ALTI Maros berfoto bersama dengan penerima medali Porprov Trail Run Exhibition 2026 yang digelar Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Sulawesi Selatan di Desa Pattirodeceng, Kecamatan Camba.
menitindonesia, MAROS – Kabupaten Maros menjadi daerah dengan koleksi medali terbanyak pada Porprov Trail Run Exhibition 2026 yang digelar Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Sulawesi Selatan di Desa Pattirodeceng, Kecamatan Camba.
Dalam perlombaan yang berlangsung selama dua hari, 3-4 Oktober 2026, Maros mengoleksi tujuh medali, terdiri dari tiga emas, tiga perak, dan satu perunggu.
Hasil tersebut menempatkan Maros sebagai daerah dengan perolehan medali terbanyak dari tujuh kabupaten/kota yang ambil bagian dalam ajang tersebut.
Kabupaten Gowa berada di posisi berikutnya dengan lima medali, yakni satu emas, dua perak, dan dua perunggu. Kota Parepare mengoleksi empat medali berupa satu perak dan tiga perunggu.
Tana Toraja meraih tiga medali, masing-masing satu emas dan dua perunggu. Kabupaten Bone mengumpulkan dua medali perak, sedangkan Kota Makassar meraih dua emas. Adapun Kabupaten Enrekang membawa pulang satu medali emas.

BACA JUGA:
PBB Makassar Tak Naik hingga 2027, Realisasi 2026 Sudah Rp250 Miliar

Secara keseluruhan, 144 atlet ambil bagian dalam Trail Run Exhibition 2026 dan memperebutkan 24 medali.
Ketua Panitia Porprov Trail Run Exhibition 2026, Dedy Aryan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong perkembangan olahraga lari trail di Sulawesi Selatan.
Menurut Dedy, Desa Pattirodeceng dipilih bukan hanya sebagai lokasi perlombaan, tetapi juga untuk memperkenalkan potensi alam Kecamatan Camba yang memiliki karakteristik jalur yang sesuai dengan olahraga lari trail.
“Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus memperkenalkan potensi alam yang ada di daerah,” kata Dedy yang juga anggota DPRD Maros.
Sementara itu, Ketua ALTI Sulsel AS Chaidir Syam mengapresiasi antusiasme atlet dari sejumlah kabupaten/kota dalam mengikuti eksebisi tersebut.
Ia menjelaskan, Trail Run Exhibition digelar sebagai bagian dari tahapan sebelum lari trail resmi diperlombakan sebagai salah satu cabang olahraga dalam Porprov berikutnya.
“Eksebisi ini kita gelar karena olahraga ALTI sudah masuk sebagai salah satu cabang olahraga pada KONI Sulsel tapi sebelum resmi masuk dalam salah satu cabor yang diperlombakan dalam porprov selanjutnya, ALTI harus membuat eksebisi dan berkat dukungan seluruh pihak kita bisa menyelesaikan eksebisi ini dengan baik,” kata Chaidir.
Chaidir berharap kompetisi dan pembinaan yang berkelanjutan dapat melahirkan lebih banyak atlet lari trail dari Sulawesi Selatan yang mampu bersaing di level nasional.
“Harapan kita, semakin banyak atlet lari trail yang lahir dari Sulawesi Selatan dan mampu berprestasi tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional,” ujarnya.
Trail Run Exhibition 2026 di Pattirodeceng sekaligus menjadi momentum memadukan pembinaan olahraga dengan promosi potensi wisata alam Kecamatan Camba dan Kabupaten Maros.