Jelang Musda Golkar Maros, Kandidat Ketua Dibayangi Sinyal Harus Siap Maju Pilkada

Suasana rapat persiapan Musda Partai Golkar Maros. (ist)
menitindonesia, MAROS — Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kabupaten Maros dijadwalkan berlangsung pada 1 November 2026. Menjelang agenda tersebut, dinamika internal partai mulai menghangat seiring munculnya sejumlah nama yang diperbincangkan untuk memperebutkan kursi Ketua DPD II Golkar Maros.
Sejumlah figur dari kalangan legislator hingga mantan pengurus strategis disebut masuk dalam perbincangan internal. Namun, hingga kini, pendaftaran calon ketua secara resmi belum dibuka.
Ketua Panitia Musda XI Golkar Maros, Andi Awaluddin, mengatakan panitia tengah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan agar berjalan sesuai mekanisme organisasi.
“Persiapan Musda XI ini menjadi perhatian bersama. Kami selaku panitia akan berupaya memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai dengan ketentuan organisasi,” kata Awaluddin, Selasa (13/10/2026).

BACA JUGA:
Patarai Amir Tancap Gas Usai Jadi Plt Ketua Golkar Maros, Musda Mulai Disiapkan

Musda kali ini menjadi momentum bagi Golkar Maros untuk menentukan arah kepemimpinan sekaligus memperkuat konsolidasi internal menjelang Pemilu 2029.
Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin, sebelumnya juga memberi sinyal bahwa figur yang memimpin Golkar di tingkat kabupaten dan kota idealnya siap untuk diusung dalam kontestasi pemilihan kepala daerah (Pilkada).
Pernyataan tersebut menambah perhatian terhadap proses pemilihan Ketua DPD II Golkar Maros. Sebab, kepemimpinan partai di daerah tidak hanya berkaitan dengan konsolidasi organisasi, tetapi juga persiapan menghadapi agenda politik berikutnya.
Meski sejumlah nama mulai diperbincangkan, peta persaingan Musda XI Golkar Maros masih menunggu perkembangan menjelang pembukaan pendaftaran calon dan pelaksanaan Musda pada 1 November mendatang.