Bupati Maros Wajibkan ASN Mengaji, Abuya Arrasy: Ada atau Tidak Ada CCTV, Allah Tahu

Penceramah Kondang, Buya Arrasy Hasyim saat mengisi ceramah di Masjid Pemkab Maros. (ist)
menitindonesia, MAROS — Bupati Maros Chaidir Syam mewajibkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mengikuti pengajian rutin setiap bulan. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah membangun karakter dan memperkuat integritas pegawai.
Penegasan itu disampaikan Chaidir saat menghadiri pengajian di Masjid Baitul Khair, Kompleks Kantor Bupati Maros, Rabu (21/10/2026).
Pengajian tersebut menghadirkan Abuya Arrasy Hasyim yang membawakan tausiah bertema ASN berakhlak dengan meneladani kepemimpinan Umar bin Khattab.
Chaidir mengatakan, pembinaan rohani penting untuk membentuk ASN yang tidak hanya cakap menjalankan pekerjaan, tetapi juga memiliki akhlak dan landasan moral yang baik, terutama saat menjalankan tugas pemerintahan dan melayani masyarakat.
“Termasuk saat menjalankan tugas pemerintahan dan melayani masyarakat,” ujarnya.
Mantan Ketua DPRD Maros itu menegaskan, pembinaan rohani merupakan bagian dari upaya membentuk aparatur yang bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya.

BACA JUGA:
Wabup Maros Sentil Pemerataan Irigasi: Jangan Cenrana Terus, Tompobulu Ditinggalkan

Dalam tausiahnya, Abuya Arrasy Hasyim mengingatkan ASN agar menjaga integritas dan tidak hanya berorientasi pada jabatan maupun pencairan anggaran. Menurutnya, setiap pekerjaan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab karena seluruh tindakan manusia berada dalam pengawasan Allah SWT.
“Ada atau tidak ada CCTV, Allah tetap tahu apa yang kita kerjakan,” tegasnya.
Abuya Arrasy juga mengingatkan ASN agar tidak saling menjatuhkan ketika menghadapi persoalan di lingkungan kerja. Ia turut menyoroti kebiasaan memamerkan kepedulian saat membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
Menurutnya, kepedulian kepada warga semestinya dilakukan dengan tulus, bukan untuk membangun citra di hadapan publik.
“Kepedulian kepada warga yang mengalami kesulitan seharusnya dilakukan dengan tulus, tanpa harus dipamerkan kepada publik,” tuturnya.
Selain integritas, Abuya Arrasy menekankan pentingnya rasa syukur dalam menjalankan pekerjaan. Ia meminta ASN tidak mudah mengeluh hanya karena belum mendapatkan jabatan yang diinginkan.
“Kita harus melihat peran pemberi nikmat. Jangan karena kita tidak naik jabatan, kita malah mengeluh,” katanya.
Ia juga mengajak para ASN meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW melalui kepemimpinan Umar bin Khattab.
“Akhlak Umar bin Khattab itu tidak lepas dari akhlak Nabi,” ujarnya.
Selain mengisi pengajian di lingkungan Pemkab Maros, Abuya Arrasy Hasyim juga mengunjungi sejumlah lokasi di Kabupaten Maros. Lokasi tersebut di antaranya Masjid Besar Al-Aqsa Moncongloe, Masjid Nurul Iman Bulu-bulu, Pondok Pesantren Yahbon di Kecamatan Camba, dan Masjid Al-Markas.