Wali Kota Makassar Terima Penghargaan di Puncak Jambore Tagana Sulsel

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menerima penghargaan dari Menteri Sosial. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima penghargaan dari Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf atas dedikasi dan pengabdiannya dalam upaya penanggulangan bencana, mulai dari tahap prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Apel Santiaji Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang menjadi puncak Jambore Tagana se-Sulawesi Selatan, Senin (26/10/2026). Kegiatan yang digelar Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan itu berlangsung di halaman Kantor Dinas Perhubungan Sulsel.
Apel dipimpin langsung oleh Saifullah Yusuf dan dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, sejumlah bupati dan wali kota, serta relawan Tagana dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Selain Munafri, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah kepala daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi, anggota senior Tagana, serta 24 ketua Forum Tagana kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:
Wali Kota Makassar Tinjau Stadion Untia, Target Rampung Akhir Desember 2027

Saifullah mengatakan, pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan motivasi dan kolaborasi dalam memperkuat upaya penanggulangan bencana.
“Pemberian penghargaan ini sekaligus bertujuan meningkatkan motivasi dan kolaborasi terhadap penguatan penanggulangan bencana,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Saifullah juga mengingatkan pentingnya memperkuat kesiapsiagaan dan kapasitas relawan Tagana. Menurutnya, apel dan jambore menjadi momentum untuk mempererat konsolidasi relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
“Tagana bukan sekadar barisan relawan, melainkan kekuatan sosial yang hadir membantu masyarakat saat bencana terjadi, mendukung proses pemulihan, sekaligus membangun kesiapsiagaan sebelum bencana datang,” pesannya.
Munafri menyambut baik arahan Mensos terkait penguatan peran Tagana di setiap kabupaten dan kota. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi dalam penanggulangan bencana.
Menurut Munafri, dukungan terhadap Tagana perlu dilakukan secara berkelanjutan, mulai dari peningkatan kapasitas melalui pelatihan, pemenuhan kebutuhan operasional, hingga pelibatan relawan dalam kegiatan kesiapsiagaan dan penanganan bencana.
“Dukungan yang diharapkan itu mencakup penguatan kapasitas Tagana melalui pelatihan, pemenuhan kebutuhan operasional, serta pelibatan relawan dalam upaya kesiapsiagaan dan penanganan bencana, yang tentu sudah kita jalankan dan akan selalu kita matangkan,” tukasnya.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi dalam penanggulangan bencana sekaligus momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan relawan dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana.