Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat memberikan sambutan di HUT Luwu Utara. (ist)
menitindonesia, LUWU UTARA – Hari Jadi ke-27 Kabupaten Luwu Utara menjadi momentum percepatan pembangunan. Sejumlah program strategis dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai direalisasikan, mulai dari infrastruktur jalan, konektivitas udara, hingga sektor pertanian dan layanan dasar.
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memulai dengan groundbreaking ruas jalan Sabbang–Tallang–Sae di Kecamatan Rongkong, Minggu (26/4/2026). Akses vital menuju Seko dan Rampi itu selama ini dikenal sulit dijangkau.
Proyek sepanjang sekitar 141 kilometer tersebut dikerjakan melalui kolaborasi APBN dan APBD Sulsel dengan anggaran Rp70–80 miliar.
“Ini upaya membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat mobilitas masyarakat,” ujar Andi Sudirman dikutip Rabu (29/04/20206).
Tak hanya jalur darat, Pemprov Sulsel juga membuka akses udara dengan meluncurkan penerbangan perdana rute Masamba–Makassar menggunakan pesawat ATR 72-500.
Rute subsidi ini memangkas waktu tempuh dari 10–12 jam perjalanan darat menjadi sekitar satu jam.
“Kami harap masyarakat memanfaatkan penerbangan ini untuk mendorong aktivitas ekonomi,” katanya.
Di sektor pertanian, pembangunan irigasi melalui program Multiyears Project (MYP) juga digulirkan. Tiga daerah irigasi yakni Bungadidi, Kuri-kuri Kasambi, dan Tubu Ampak direhabilitasi dengan anggaran Rp33,1 miliar, mencakup sekitar 6.400 hektare lahan.
Selain itu, Pemprov Sulsel menyalurkan bantuan keuangan Rp7 miliar ke Pemkab Luwu Utara, bantuan UMKM Rp178 juta, serta rehabilitasi 15 unit rumah warga terdampak longsor.
Dukungan layanan dasar juga diperkuat dengan penyerahan mobil operasional kesehatan untuk wilayah Rongkong-Seko.
Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim menyebut program tersebut menjadi langkah strategis membuka akses wilayah pegunungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Ini sangat membantu masyarakat, terutama di wilayah terpencil,” ujarnya.
Rangkaian program ini menandai komitmen pemerintah menghadirkan pembangunan yang merata hingga pelosok, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat Luwu Utara.