Target IAS Pimpin Golkar Sulsel Usai Terpilih Aklamasi di Musda XI

Ilham Arif Sirajuddin mengibarkan bendera Partai Golkar usai terpilih secara aklamasi sebagai ektua di Musda Golkar Sulsel. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR — Baru saja terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Ilham Arief Sirajuddin (IAS) langsung memasang target tinggi. Mantan Wali Kota Makassar itu menargetkan peningkatan perolehan kursi Partai Golkar hingga 50 persen pada seluruh tingkatan legislatif pada Pemilu 2029.
Target ambisius tersebut disampaikan IAS dalam pidato perdananya usai ditetapkan sebagai Ketua Formatur DPD I Golkar Sulsel pada Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulsel, Sabtu (18/7/2026) malam.
IAS menegaskan target tersebut bukan sekadar slogan politik, melainkan komitmen yang telah dibangun bersama Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, untuk mengembalikan kejayaan Golkar di Sulawesi Selatan.
“Harapan Ketua Umum untuk meningkatkan perolehan kursi di seluruh tingkatan telah menjadi komitmen saya. Insyaallah, Sulawesi Selatan di setiap tingkatannya akan ada peningkatan kursi sebanyak 50 persen,” tegas IAS disambut tepuk tangan kader Golkar.

BACA JUGA:
Musda XI Golkar Sulsel Digelar, Bahlil Pasang Target Rebut Kembali Kejayaan Partai

Untuk mewujudkan target itu, IAS telah menyiapkan sejumlah sasaran konkret. Di tingkat DPR RI, Golkar Sulsel ditargetkan meningkatkan perolehan kursi dari empat menjadi sedikitnya enam kursi.
Sementara di DPRD Sulawesi Selatan, partai berlambang pohon beringin itu dibidik kembali menjadi kekuatan utama dengan target peningkatan kursi dari 14 menjadi 21 kursi.
Target paling besar dipasang di tingkat DPRD kabupaten dan kota. IAS ingin jumlah kursi Golkar yang saat ini mencapai 138 kursi meningkat signifikan hingga mendekati 200 kursi pada pemilu mendatang.
Menurut IAS, target tersebut hanya bisa dicapai jika seluruh elemen partai bergerak dalam satu komando dan memperkuat konsolidasi sejak jauh hari.
Ia menekankan pentingnya membangun soliditas organisasi, memperkuat koordinasi antarstruktur partai, serta menjalankan strategi politik yang terukur dan berkelanjutan.
“Itu tidak mungkin bisa berjalan tanpa sinergitas dan kolaborasi. Saya juga telah menyerahkan roadmap strategi lima tahun ke depan kepada Ketua Umum sebagai pegangan dan modal bersama kita untuk bekerja,” ujarnya.
IAS menegaskan, agenda besar yang diusungnya bukan semata mengejar tambahan kursi legislatif. Lebih dari itu, ia ingin membangun mesin partai yang lebih solid dan terorganisir hingga ke akar rumput.
Menurutnya, seluruh kader Golkar, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota, harus bergerak dengan visi yang sama untuk mengembalikan posisi Golkar sebagai salah satu kekuatan politik utama di Sulawesi Selatan.
Dengan target kenaikan 50 persen kursi di semua tingkatan, kepemimpinan IAS kini akan diuji melalui konsolidasi internal dan strategi pemenangan yang akan dijalankan menuju Pemilu 2029.