Kondisi ruas Jalan Tanete-Tanaberu Bulukumba setelah dikerjakan oleh Pemprov Sulsel dengan program MYP. (ist)
menitindonesia, BULUKUMBA — Wajah Jalan Tanete-Tanaberu di Kabupaten Bulukumba mulai berubah. Ruas jalan yang sebelumnya dipenuhi lubang kini berangsur mulus setelah mendapat penanganan melalui program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Tak hanya permukaan jalan yang diperbaiki. Ruas jalan sepanjang 56,8 kilometer itu juga mulai terlihat lebih lebar setelah dilakukan pembangunan bahu jalan.
Perubahan tersebut mulai dirasakan warga yang setiap hari melintasi jalur tersebut.
Sudiano, seorang petani sekaligus pengguna jalan, mengaku kondisi jalan saat ini jauh berbeda dibanding sebelumnya.
“Dulu kalau lewat sini jalannya berlubang-lubang, bikin kami sering terlambat sampai di tempat kerja. Sekarang, alhamdulillah, setelah diperhatikan Pemprov Sulsel, jalannya sudah mulus sekali dan sangat mendukung aktivitas sehari-hari,” kata Sudiano, Senin (21/9/2026).
Menurutnya, pembangunan bahu jalan juga membuat perjalanan terasa lebih aman. Ruas jalan yang semakin lapang membuat pengendara lebih leluasa melintas.
“Apalagi ada pelebaran jalan tahun ini, jadi makin lapang. Sekarang terasa enjoy dan tenang saat berkendara karena jalannya mulus dan lebar,” ujarnya.
Ruas Tanete-Tanaberu merupakan bagian dari MYP Paket 1 Pemprov Sulsel. Jalur ini menjadi salah satu akses penting bagi mobilitas warga sekaligus distribusi barang di kawasan pesisir Bulukumba.
Meski pengerjaan masih berlangsung, kondisi jalan yang mulai membaik dinilai memberikan dampak langsung bagi aktivitas masyarakat.
Sudiano berharap peningkatan jalan tersebut terus dilanjutkan hingga seluruh ruas benar-benar tuntas dan mendapat pemeliharaan secara berkelanjutan.
“Ini sudah memuaskan. Mudah-mudahan ke depannya lebih diperhatikan lagi oleh Bapak Gubernur kita. Dengan diperhatikan jalanan ini, saya berterima kasih kepada Gubernur karena sudah memperhatikan jalanan ini sampai saat ini,” katanya.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan sejumlah ruas jalan yang masuk dalam program MYP mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Pada prinsipnya semua berjalan on the track. Bahkan beberapa ruas sudah mulai dinikmati masyarakat, khususnya ruas yang selama ini menjadi keluhan dan memiliki aktivitas lalu lintas harian rata-rata cukup tinggi,” jelasnya.
Program MYP tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarwilayah, termasuk membuka akses menuju kawasan yang sebelumnya sulit dijangkau.
Perbaikan jalan juga diharapkan berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi. Jalan yang lebih baik dapat memperlancar distribusi barang dan pangan, memangkas waktu tempuh, serta mengurangi beban operasional kendaraan.
Bagi warga seperti Sudiano, perubahan itu kini bukan sekadar proyek di atas kertas. Jalan yang dulu berlubang dan membuat perjalanan tersendat, perlahan berubah menjadi jalur yang lebih mulus dan nyaman dilalui.