Patarai Amir Tancap Gas Usai Jadi Plt Ketua Golkar Maros, Musda Mulai Disiapkan

Plt Ketua Golkar Maros, Andi Patarai Amir saat memimpin rapat internal Golkar Maros jelang Musda. (ist)
menitindonesia, MAROS – Patarai Amir langsung tancap gas setelah resmi menerima mandat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Maros. Konsolidasi internal menjadi langkah pertama yang dilakukan untuk merapatkan kembali barisan partai sekaligus menyiapkan Musyawarah Daerah (Musda).
Patarai menggelar pertemuan bersama para Pimpinan Kecamatan (Pincam) Golkar se-Kabupaten Maros, organisasi pendiri dan yang mendirikan Golkar, serta jajaran Fraksi Golkar DPRD Maros.
Wakil Ketua I DPRD Maros H Abd Rasyid bersama anggota Fraksi Golkar turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Konsolidasi ini menjadi langkah awal Patarai setelah DPD I Golkar Sulsel resmi menyerahkan SK Plt Ketua DPD II Golkar Maros kepadanya pada Jumat (25/9/2026). Penunjukan Patarai dilakukan untuk mengisi kekosongan kepemimpinan setelah Suhartina Bohari mengundurkan diri.

BACA JUGA:
Andi Patarai Amir Kembali Pegang Kendali Partai Golkar Maros, Siap Panaskan Mesin Jelang Musda

“Setelah adanya SK Plt, kami langsung tancap gas melakukan konsolidasi. Kita ingin memastikan seluruh struktur partai, Pincam, organisasi pendiri dan yang mendirikan, serta Fraksi Golkar di DPRD tetap solid dan memiliki semangat yang sama untuk membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Maros,” ujar Patarai.
Menurut Patarai, konsolidasi diperlukan untuk menyamakan persepsi sekaligus menyerap aspirasi kader di seluruh tingkatan.
Ia menilai Pincam merupakan ujung tombak partai di wilayah, sementara Fraksi Golkar memiliki peran dalam menjalankan fungsi politik dan representasi masyarakat di DPRD. Karena itu, komunikasi antara struktur partai dan fraksi dinilai perlu terus diperkuat.
“Pincam merupakan ujung tombak organisasi di wilayah. Fraksi Golkar juga memiliki peran penting dalam menjalankan fungsi politik dan representasi masyarakat di DPRD. Karena itu, komunikasi antara struktur partai dan Fraksi harus terus diperkuat,” katanya.
Patarai juga menekankan pentingnya melibatkan organisasi pendiri dan yang mendirikan Golkar dalam setiap proses konsolidasi.
“Golkar memiliki sejarah panjang dan dibangun oleh banyak elemen. Karena itu, semua unsur harus kita rangkul. Kita ingin membangun kembali soliditas dengan semangat kebersamaan,” tegasnya.
Setelah konsolidasi awal, Patarai menyebut agenda serupa akan dilanjutkan ke seluruh tingkatan organisasi. Salah satu agenda utama yang disiapkan ialah Musda DPD II Golkar Maros untuk memilih ketua definitif.
Sebelumnya, Patarai memang mendapat mandat sebagai Plt untuk menata kembali organisasi sekaligus mengawal persiapan Musda. DPD I Golkar Sulsel sebelumnya menargetkan Musda Golkar Maros dapat diselesaikan pada akhir 2026.
“Kita akan bekerja sesuai amanah SK. Konsolidasi akan terus berjalan. Kita perkuat struktur, kita dengarkan aspirasi kader, dan kita persiapkan agenda organisasi ke depan, termasuk Musda,” ujarnya.
Patarai bukan wajah baru di Golkar Maros. Ia pernah menjabat Ketua DPD II Golkar Maros dan Ketua DPRD Maros periode 2019-2024. Kini, Patarai juga duduk sebagai anggota DPRD Sulsel periode 2024-2029.
Dengan pengalaman tersebut, Patarai mengatakan dirinya akan fokus memastikan roda organisasi Golkar Maros tetap berjalan solid selama masa kepemimpinannya sebagai Plt.
“Tidak ada yang lebih penting dari soliditas. Mari kita bekerja bersama, menjaga kebersamaan dan memastikan mesin Partai Golkar di Maros berjalan maksimal,” tutup Patarai.