Komitmen Berantas Korupsi, Warga Lette Kesemsem pada Danny-Fatma

Danny Pomanto bersama warga Lette. Masyarakat mandiri berpolitik, mereka tak mudah lagi terprovokasi berita bohong, hoaks dan fitnah. (FotoTimDP-Ftm)
Nasehat warga Warga Lettre memberi wejangan ke Danny Pomanto: Setiap orang yang terdzolimi, pada akhirnya akan dimuliakan oleh Tuhan. Mereka juga meyakinkan, bahwa warga di Lette mandiri berpolitik mereka tidak mudah terprovokasi ujaran kebencian dan fitnah.
menitindonesia.com, MAKASSAR – Warga Lette, Kecamatan Mariso memberikan kepada pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) di Pilkada Makassar.
Warga berharap pasangan Danny-Fatma atau disingkat ADAMA, mendapat simpati dan bisa menang di Pilkada Makassar, 9 Desember 2020, mendatang.
Muhammad Rusli Daeng Nyarrang,  saat mebikuti kampanye dialogis di Jalan Rajawali, mencurahkan rasa simpatinya kepada Danny Pomanto. “Semua kalifah Tuhan yang terzolimi, pada akhirnya akan dimuliakan. Itu tanda paling terang pada Pak Danny,” ujar Muh Rusli Dg Nyarrang, Kamis (15/10/2020).
Dia juga menjelaskan, kalau saat ini Danny kembali berhadapan dengan penyebar fitnah karena kata dia, posisi ADAMA saat ini diprediksi paling berpeluang memenangkan Pilkada Makassar.
Meski demikian, Rusli menyarankan agar warga Lette tidak terprovokasi terhadap isu murahan seperti hoaks dan fitnah yang sengaja disebarkan oleh pihak kompetitor ADAMA. Apalagi menurut Rusli Nyarrang, Danny selama ini dikenal sebagai figur pemimpin yang anti korupsi.
“Pak Danny sangat anti terhadap tindak pidana korupsi di pemerintahannya 5 tahun lalu. Itu sebabnya banyak yang mau menjatuhkan. Kami doakan beliau selalu diberi keselamatan,” ucap Dg Nyarrang
Warga Lette lainnya, Hj Hadena Dg Lele, mengungkapkan bahwa pada pilkada 2018 lalu, 42 kasus menyerang jagoannya (Danny, red). Akan tetapi tak satupun terbukti. “Ternyata semuanya Hoax ji,” imbuhnya.
Hadena menjelaskan, karena kompetisi berjalan tidak fair,  alhasil sejarah baru tercatat di makassar, kotak kosong menang menumbangkan 10 parpol.
“Ini bukti masyarakat mandiri berpolitik, jujur kami ada di barisan kotak kosong pada pemilu lalu. Sekarang ini, kami bersama Danny-Fatma, jadi nassami 1 pilihan 1 pemenang,” tegas Hadena Dg Lele.
Selain jejak hukum yang membuktikan DP adalah figur bersih, Dg Lele mengaku bahwa kinerja Danny sudah tak dapat diragukan lagi.
“Pak Danny bisa mengebut pembangunan, seandainya jalan di lorong ini bisa bicara, mereka pasti bicara kalau yang membangunnya di pemerintahan Pak Danny, ini fakta, bukan hoax,” ungkapnya.
Menanggapi antusias warga, Danny pun mengimbau kepada semua pihak untuk tidak melancarkan cara-cara yang tidak terpuji pada pemilihan wali kota kali ini.
“Mari kita gaungkan kejujuran demokrasi, kalau anda mau dipilih, maka jujurlah kepada rakyat, jangan menyebarkan kebencian, karena itu sifat terlaknat,” ujar Danny. (adezakaria-rls)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini