Bahrianto Bachtiar: Jika JK Gagal Atasi Konflik Internal IKA Unhas, Bubarkan Saja Organisasi Alumni Ini!

Koordinator Presidium FA Unhas. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Koordinator Presidium Forum Alumni Universitas Hasanuddin (FA Unhas), Bahrianto Bachtiar, menyatakan siap mendorong pembentukan Ikatan Alumni Unhas Milenial.
Menurut Bahrianto, akumulasi kekecewaan alumni Unhas terhadap eksistensi IKA Unhas yang sangat ekslusif dan menutup diri, itu membuat wadah alumni ini terbelenggu dan tidak dirasakan manfaatnya oleh Alumni Unhas di luar kelompok tertentu.
“Kalau ada wacana membubarkan IKA Unhas dan menggelar Mubes Alumni khusus milenial, itu dampak buruknya komunikasi di lingkaran JK yang tidak mampu menyelesaikan konflik di IKA Unhas,” kata Bahrianto Bachtiar saat ditemui di Kedai Kopizone, Jalan Boulevar, Panakukang, Makassar (11/12/2021), malam.
Pada prinsipnya, lanjut Bahrianto, FA Unhas memahami perasaan alumni Unhas yang lahir pada tahun 1970-an ke atas, karena mereka melihat tak ada manfaat IKA Unhas pada alumni selama ini.
Dia juga menilai, keinginan alumni agar Mubes IKA Unhas digelar di Makassar tidak ditanggapi oleh Ketua Umum PP IKA Unhas, Jusuf Kalla (JK). Padahal, ujar Bahrianto, keinginan itu muncul karena  alumni menginginkan wadah yang dipimpin JK selama puluhan tahun ini, membangkitan semangat dan kebersamaan alumni Unhas.
“Apalagi JK sudah mau berhenti memimpin IKA Unhas. Kita ingin semuanya jalan dengan baik sesuai aturan  organisasi dan Mubes IKA Unhas melahirkan the next JK. Alumni Unhas kan banyak yang berpotensi dan bisa diajak untuk membesarkan IKA Unhas ke depan,” terangnya.
Bahrianto menambahkan, jika memang PP IKA Unhas tidak mengakomodir aspirasi alumni Unhas yang menginginkan pelaksanaan Mubes digelar di Makassar, maka wacana membubarkan IKA Unhas semakin menguat dan tak lagi bisa dibendung.
Sementara itu, Ni’matullah Erbe, menyarankan agar perseteruan soal lokasi Mubes di Jakarta atau di Makassar dibicarakan secara baik. Sebab, kata dia, keinginan Mubes di Makassar merupakan keinginan arus bawah yang sangat masif dengan niat yang baik, ingin menjadikan IKA Unhas mengakar dan lebih maju lagi.
“Mubes IKA Unhas itu menjadi penting, karena sebagian besar kita, terutama di grup WA Alumni, mau peduli dan bicarakan, itu disebut partisipasi. Tapi kalau partisipasi dibikinkan portal regulasi organisasi, ya sudahlah, ” ujar Nimatullah.
Lebih lanjut, Wakil Ketua DPRD Proivinsi Sulawesi Selatan itu, menyarankan, agar masalah pelaksanaan Mubes IKA Unhas dibicarakan dan didiskusikan secara bersama-sama.
“Kalau kita semua mengabaikan Mubes itu, IKA Unhas juga akan biasa-biasa saja,” pungkasnya. (roma)