JK Serahkan Kepemimpinan ke AAS, Lebih 900 Pengurus IKA Unhas Dikukuhkan

Penyerahan petaka IKA Unhas oleh JK kepada AAS. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Wakil Presiden ke-10 dan 12, HM Jusuf Kalla (JK), menyerahkan secara langsung tonggak kepemimpinan Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Unhas kepada ketua terpilih, Dr Andi Amran Sulaiman periode 2022 – 2027, disaksikan ribuan pengurus, alumni dan tamu undangan yang memenuhui Gedung JK Arenatorium GOR Unhas, Tamalanrea, Makassar, Sabtu (14/5/2022).
Penyerahan pataka kepempinan dihadiri oleh Rektor Unhas, Prof Djamaluddin Jompa, Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, legislator Senayan, Amir Uskara, Muhammad Aras dan Andi Iwan Darmawan Aras, Forkopinda dan sejumlah walikota dan bupati.
Andi Amran Sulaiman dalam sambutannya menyampaikan terimkasih kepada Jusuf Kalla (JK) yang telah mengantar Alumni Unhas mencapai prestasi nasional maupun internasional.
Di hadapan JK, Amran menyampaikan cerita bagaimana dulu, puluhan tahun silam, sempat bertemu dengan JK dan diberi pesan untuk membangun industri,
‘’Pak JK memerintahkan kepada saya untuk membangun industri, tapi jangan sendiri. Harus kerjasama dengan yang lain serta kerja keras,’’ kata Amran. Saat itu, ungkap Amran, JK belum tahu namanya.
Sebagai Ketua IKA Unhas yang baru, pemilik Tiran Group itu akan membangun kolaborasi besar, yang diistilahkan Kolaborasi Untuk Negeri.
‘’Bila seluruh potensi alumni disinergikan, maka Indonesia Timur akan menjadi episetrum ekonomi nasional,’’ ungkapnya. Seperti diketahui, 52 persen potensi nikel dan kobalt negeri ini berada di Sulawesi dan Maluku.
Sementara itu, di tempat yang sama, Jusuf Kalla menyampaikan bahwa alumni dapat diartikan produk perguruan. Klasifikasi kemampuan alumni menunjukkan kualitas perguruannya.
‘’Kalau alumninya hanya mampu di tingkat daerah, maka kelasnya adalah daerah. Yang tingkat nasional alumninya menghasilkan hak cipta, HAKI dan lainnya,’’ kata JK, Wapres ke 10 dan ke-12 Republik Indonesia itu.
Dia mengingatkan tentang pentingnya kedisiplinan, seperti halnya di Jepang. ‘’Di sana terlambat tiga menit dianggap bolos. Bisa ikut kuliah, tapi dianggap tidak hadir. Kalau di sini 30 menit masih bisa ikut,’’ katanya.
Rektor Unhas, Prof Djamaluddin Jompa yang mengaku baru pertama kali mewakili Unhas berpidato di forum besar mengingatkan pentingnya membangun networking.
Universitas top dunia, seperti Harvard, Massachusett Institute of Technology (MIT) kontribusi alumni mencapai 50 persen lebih. ‘’Kalau di Unhas cukup 20 persen saja,’’ katanya.
Pada kesempatan tersebut Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, sempat berseloroh dengan menyapa Ketua IKA Unhas ‘’adinda’’ sebagai respon terhadap Andi Amran Sulaiman yang menyebut ‘kakanda’ Gubernur Sulsel pada awal sambutannya.
Ketua IKA Unhas yang baru dan Gubernur Sulsel adalah saudara kandung, yakni Andi Amran Sulaiman putra ketiga sementara Andi Sudirman Sulaiman adalah anak ke-11.
Sebagai ketua IKA yang baru, Andi Amran Sulaiman kemudian melantik para pengurus yang berjumlah sekitar seratusan yang 99 persen nama-nama pengurusannya merupakan usulan dari IKA Fakultas. (muhammad rifai)


TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini