Herman Khaeron: Pelapor SBY dan AHY ke Polisi Hanya Cari Panggung

Ketua BPOKK Partai Demokrat, Herman Khaeron. (Foto: Ist)
menitindonesia, JAKARTA – Pernyataan Presiden ke-6RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menyampaikan kekhawatiran adanya upaya agar pasangan Capres hanya dua pasang saja, membuat sejumlah orang bereraksi, bahkan ada yang mengadu ke pihak kepolisian.
Ketua Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron menjelaskan, apa yang disampaikan SBY dan AHY dalam video yang tersebar di masyarakat tidak ada hal-hal yang melanggar hukum.
“Beberapa statemen dalam video tersebut, baik dari pak SBY dan AHY tidak ada yang melanggar hukum,” kata Herman dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (26/9).
Menurutnya, rekaman dalam video tentunya untuk membangkitkan semangat kader Demokrat serta menyampaikan informasi yang krusial. Subtansinya pun jelas.
Herman justru menyebut pihak-pihak yang melaporkan pernyataan SBY dan AHY ke Polisi, hanya sekadar mencari panggung.
“Si pelapor semestinya tidak asal melapor dan jangan hanya cari panggung saja, harus jelas substansi dan urgensinya melapor,” tuturnya. (roma)