TGIPF Rekomendasikan Moratorium Sepak Bola Indonesia Sampai batas Waktu Yang Tidak Ditentukan

Menkopolhukam Mahfud MD, menjelaskan tragedi Kanjuruhan. (Foto: Ist)
menitindonesia, JAKARTA – Anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk Tragedi Kanjuruhan, Akmal Marhali, menyampaikan bahwa TGIPF telah menggelar rapat perdana, Senin (4/10/2022), tadi malam.
Dalam rapat pertama tersebut, ujar Akmal, tim independen yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md, itu memutuskan rekomendasi pertama, yakni moratorium sepak bola Indonesia sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
“Tergantung nanti komitmen stakholder memulai peradaban baru sepak bola,” kata Akmal yang juga Koordinator Save Our Soccer, itu.
Selain itu, lanjut Akmal, TGIPF juga memetakan permasalahan berkaitan dengan tragedi Kanjuruhan. Dari petugas keamanan, penyelenggara pertandingan, hingga kebijakan yang dikeluarkan PSSI. Menurutnya, TGIPF telah melihat tragedi sepak bola Kanjuruhan ini sebagai kesalah kolektif.
“Kan sebenarnya tidak perlu dipertanyakan lagi siapa yang bermasalah karena sudah terlihat ini kesalahan kolektif. Tinggal kadar dan sanksinya saja bagaimana,” katanya.
Dalam prosesnya nanti, kata Akmal, TGIPF akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mendalami masing-masing permasalahan.
“Ada yang khusus mengusut tragedi Kanjuruhan, menkaji regulasi, serta mengkaji pembinaan suporter dan klub,” katanya.
Untuk regulasi, misalnya, ujar Akmal, harus ada sinergi dan sinkronisasi antara aturan sepak bola yang dibuat oleh FIFA dengan standar keamanan yang digunakan kepolisian untuk mengendalikan penonton di Stadion.
“Tim akan menyandingkan aturan FIFA dengan standar pengamanan yang digunakan kepolisian, harus disinkronisasi,” kata dia.
Sementara itu, secara terpisah, Menkopolhukam Mahfud MD menyampaikan melalui kanal YouTube, seluruh anggota tim (13 orang) bersepakat untuk segera bekerja dan mencari akar masalah serta memberi rekomendasi untuk menghentikan masalah-masalah yang selalu terjadi.
“Rapat juga membahas mengenai penjatuhan sanksi. Perombakan organisasi juga dibahas dalam rapat tim. Rekomendasi resmi TGIPF akan keluar dalam waktu tiga minggu ke depan,” ujar Mahfud MD. (roma)