Usai 22 Orang Terima Ijazah, Mahasiswa UNM Makassar Prodi Pendidikan Luar Biasa Memulai Lagi Pembelajaran kepada WBP Parepare

menitindonesia, PAREPARE – Mahasiswa UNM Makassar Prodi Pendidikan Luar Biasa melakukan kunjungan ke warga binaan pemasyarakatan II A Parepare, kunjungan Mahasiswa sambut hangat Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Parepare Totok Budiyanto, A.Md.IP, SH.
Pada kesempatan itu Totok menyampaikan jika pihak Lapas Parepare telah menindaklanjuti perjanjian kerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Parepare, dengan menjaring kembali 30 orang siswa didik baru Tahun Ajaran 2024/2025 untuk mengikuti program Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C yang dimulai pembelajaran hari ini Senin (15/10/2024).
“Kami sebelumnya telah menyelesaikan pendidikan A B dan C Tahun Ajaran 2023/2024 kepada 22 orang warga binaan pemasyarakatan (WBP), dan mereka peserta didik telah menerima ijasahnya yang diserahkan langsung kala itu oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Parepare pada tanggal 15 Juli 2024 lalu,” beber Totok.
Kunjungan Mahasiswa kata Totok sekaligus menandai kembali dibukanya secara resmi pembelajaran program pendidikan kesetaraan paket A B dan C bagi warga binaan di Lapas IIA Parepare oleh Kepala Dinas Pendidikan damn Kebudayaan Kota Parepare. Kendati demikian menyerukan agar warga binaan yang tidak tamat SD, SMP dan SMA dapat melanjutkan program pendidikan kesetaraan ini.
“Nah Paket A adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SD. Paket B adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SMP. Paket C adalah pendidikan kesetaraan untuk peserta didik setara SMA. Kejar paket A, B, dan C merupakan solusi bagi warga binaan Lapas IIA Parepare yang putus sekolah,” ujarnya sembari menyerukan.
Dikatakan Totok pihaknya juga menyampaikan WBP yang ingin memiliki pengetahuan kemampuan dan ijazah setara. Nantinya warga binaan sebagai siswa didik akan mendapatkan pelajaran setara sesuai dengan tingkatannya.
“Bagi yang telah menerima Ijazah Kelulusan hari ini wajib bersyukur dan terus semangat belajar kembali,” tuturnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare, HM Makmur Husein menyampaikan rasa syukur dan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian dan kepedulian Kepala Lapas IIA Parepare beserta jajarannya yang telah memberikan kesempatan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk dapat menyelesaikan pendidikannya.
“Ini suatu hal yang sangat luar biasa ketika warga binaan pemasyarakatan (WBP) ingin bersekolah dan menerima ijazah sekolah setara SD, SMP, SMA yang tidak semua orang mampu untuk mendapatkannya,” kata HM Makmur Husein.
Ia berharap agar program layanan pembinaan pendidikan melalui kegiatan belajar kejar paket ini dapat memenuhi hak Warga Binaan Pemasyarakatan untuk memperoleh pendidikan yang layak sekaligus menjadi sarana perbaikan kualitas diri Warga Binaan.
“Jadi saat mereka WBP yang merupakan peserta didik ini bebas mereka dapat diterima kembali oleh lingkungan masyarakat. Bahkan dapat berinteraksi dan berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat,” ucapnya.
Hadir dalam pendampingan Mahasiswa UNM Makassar Prodi Pendidikan Luar Biasa Kepala UPTD SPNF Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Parepare Sumang, S.Pd, M.Pd beserta jajaran dan Tenaga pengajar Pendidikan Kesetaraan Paket A B dan C. (*)