Kondisi Pengecoran Bahu Jalan Burung-Burung–Bili-Bili Capai 67 Persen dalam Paket 1 MYP Sulsel. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR — Program Multi Years Project (MYP) pembangunan jalan milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai menunjukkan progres di lapangan. Paket 1 proyek senilai triliunan rupiah itu kini memasuki tahap konstruksi pada empat ruas jalan strategis yang tersebar di sejumlah wilayah.
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur jalan yang dijalankan secara bertahap oleh Pemprov Sulsel untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Hingga Juli 2026, enam paket pekerjaan MYP telah berjalan dengan berbagai jenis penanganan, mulai dari pembangunan drainase, pengecoran beton, pengaspalan, pemasangan talud, pembangunan box culvert, hingga preservasi jalan.
Program yang didanai melalui APBD sebesar Rp2,5 triliun itu menargetkan penanganan sekitar 1.400 kilometer jalan provinsi pada kurang lebih 100 ruas jalan yang tersebar di 24 kabupaten/kota selama periode 2025-2027.
Pada Paket 1, salah satu pekerjaan yang tengah berlangsung berada di Jalan Tun Abdul Razak. Di ruas ini, fokus pekerjaan diarahkan pada pembangunan sistem drainase melalui pemasangan saluran beton berbentuk U-Ditch guna meningkatkan kapasitas aliran air dan mengurangi potensi genangan.
Hingga pertengahan Juli 2026, progres pekerjaan di ruas tersebut tercatat mencapai 0,49 persen.
Sementara di ruas Burung-Burung–Bili-Bili, pekerjaan berjalan lebih jauh. Pengecoran bahu jalan menggunakan beton terus dilakukan dengan progres fisik yang telah mencapai 67,34 persen.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan pelaksanaan MYP menjadi salah satu upaya pemerintah memperbaiki kualitas infrastruktur jalan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.
Menurutnya, sejumlah ruas yang selama ini mengalami kerusakan kini mulai ditangani dan sebagian sudah mendapatkan lapisan aspal baru.
“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal sehingga kondisinya menjadi lebih baik dan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan,” kata Rosyadi.
Ia menegaskan seluruh pekerjaan dalam Program MYP ditargetkan rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan agar manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat.
Selain meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara, proyek tersebut juga diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, distribusi barang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.