
menitindonesia, MAKASSAR — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menyampaikan langsung jawaban Pemerintah Provinsi Sulsel atas pandangan umum sembilan fraksi DPRD dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Selasa malam (8/7/2025).
Paripurna ini merupakan kelanjutan dari agenda sebelumnya, di mana Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan pengantar dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) prioritas, yakni Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 dan Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sulsel 2025–2029.
Fatmawati membacakan dokumen jawaban pemerintah setebal 126 halaman tanpa jeda selama lebih dari dua jam. Rapat ditutup pada pukul 23.30 WITA.
Dalam penyampaiannya, ia mengapresiasi seluruh masukan dari fraksi DPRD dan menyebut kritik tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap perbaikan tata kelola pemerintahan.
“Setiap kritik adalah pijakan untuk memperbaiki kinerja pemerintah ke depan,” ujar Fatmawati.
BACA JUGA:
Momen HUT Maros ke-66, Wagub Sulsel Puji Peran Budaya dalam Pembangunan Maros
Utang Daerah Capai Rp1,36 Triliun
Fatmawati mengakui Pemprov menghadapi tantangan berat, terutama pada sisi keuangan. Total utang daerah yang masih harus diselesaikan mencapai Rp1,36 triliun. Pemerintah berkomitmen menuntaskan kewajiban itu secara bertahap hingga 2027.
Ia juga menyoroti persoalan aset daerah, terutama aset yang tercatat secara administratif namun sulit dijangkau secara fisik karena berada di wilayah terpencil. Sertifikasi dan penataan aset, kata dia, akan terus dilakukan demi kejelasan status.
Pendapatan dan Belanja Tahun 2024
Pemprov Sulsel mencatat realisasi pendapatan daerah tahun 2024 sebesar Rp9,9 triliun atau 98,33 persen dari target yang telah disesuaikan menjadi Rp10,16 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp5,375 triliun atau 97,42 persen.
BACA JUGA:
Transit Menuju Palu, Menko AHY Bertemu Gubernur Sulsel di Bandara













