Bocah empat tahun di Makassar diduga diculik, akhirnya ditemukan di rumah Lansia. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Warga Kota Makassar digemparkan oleh hilangnya seorang bocah berusia empat tahun yang diduga dibawa orang tak dikenal. Peristiwa yang terjadi di Jalan Manggala Dalam, Kecamatan Manggala, Rabu (26/11/2025) petang itu langsung viral di media sosial.
Bocah tersebut bernama Ibrahim Mursyidul Haq. Ia dilaporkan hilang sekitar pukul 16.00 Wita saat bermain di sekitar rumahnya. Orang tua Ibrahim segera melapor ke polisi, dan aparat bergerak cepat melakukan pencarian.
Sejumlah rekaman CCTV yang beredar memperlihatkan seorang pria lanjut usia membawa Ibrahim dalam keadaan tenang. Rekaman lain menunjukkan pria tersebut sempat membawa sang bocah menggunakan mobil angkutan umum.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’longan, membenarkan telah menerima laporan keluarga. Polisi kemudian menelusuri seluruh rekaman CCTV yang mengarah pada pergerakan pelaku.
“Sudah ditindaklanjuti oleh anggota. CCTV ditelusuri sampai ada petunjuk,” kata Semuel, Kamis (27/11/2025).
Dari penelusuran awal, polisi menemukan Ibrahim dibawa menuju wilayah Biringkanaya. Informasi itu diperkuat laporan warga yang mengenali pria dalam rekaman tersebut.
Polisi akhirnya mengamankan pria berusia 70 tahun bernama Herianto, yang terlihat membawa Ibrahim dalam rekaman CCTV. Ia ditangkap untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Namun proses pemeriksaan tidak berjalan mudah. Semuel mengatakan keterangan Herianto kerap berubah-ubah. “Karena kita lihat terduga pelaku sudah lanjut usia, mungkin agak pikun,” ujarnya.
Menurut polisi, peristiwa bermula ketika Ibrahim bermain sendirian dan Herianto kebetulan melintas. Kepada penyidik, Herianto mengaku membawa Ibrahim karena melihatnya hampir tertabrak motor.
“Pelaku melihat anak hampir ditabrak motor lalu langsung dibawa jalan. Rencananya mau dibawa ke Polsek Biringkanaya,” jelas Semuel.
Pada Kamis pagi (27/11), Ibrahim akhirnya ditemukan di rumah Herianto di Kelurahan Paccerakkang, Biringkanaya. Penemuan itu berkat penelusuran berantai dari rekaman CCTV dan laporan warga.
“Kita temukan berkat bantuan warga. CCTV kita telusuri sampai ke lokasi,” kata Semuel.
Setelah berhasil menemukan Ibrahim, polisi menegaskan masih mendalami motif tindakan Herianto dan apakah perbuatannya memenuhi unsur tindak pidana penculikan.
“Kami masih mengambil keterangan terduga pelaku dan korban. Motifnya masih kita dalami,” kata Semuel.
Pemeriksaan medis memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh Ibrahim.
Meski begitu, penyidik menghadapi kendala karena ketidakkonsistenan keterangan Herianto. Ia tetap mengaku hanya berniat menolong sang bocah.