Disdik Makassar Umumkan Jadwal Libur Sekolah Saat Ramadan dan Lebaran 2026, Ini Rinciannya!

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar merilis jadwal libur Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 bagi seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD, hingga SMP se-Kota Makassar.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor: 400.3.5/60/Disdik/II/2026 tentang Pelaksanaan Pembelajaran Bulan Suci Ramadan 1447 H Tahun Pelajaran 2025/2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, mengatakan surat edaran itu menjadi pedoman resmi bagi sekolah dalam mengatur kegiatan belajar selama Ramadan hingga libur Idulfitri.
“Dinas Pendidikan Kota Makassar menerbitkan Surat Edaran tentang Pelaksanaan Pembelajaran Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah bagi satuan pendidikan jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP se-Kota Makassar,” ujar Achi, Senin (16/2/2026).

BACA JUGA:
MTQ Korpri Nasional Digelar di Makassar-Pangkep Agustus 2026

Awalnya, siswa dijadwalkan menikmati libur awal Ramadan selama enam hari, mulai 16 hingga 21 Februari 2026. Namun jadwal tersebut akan disesuaikan menyusul terbitnya Surat Edaran Bersama (SEB) Tiga Menteri yang mengatur jadwal pembelajaran dan libur sekolah secara nasional.
Berdasarkan SEB tersebut, libur awal Ramadan ditetapkan pada 18–21 Februari 2026. Sementara pembelajaran selama Ramadan berlangsung 23 Februari hingga 14 Maret 2026.
Adapun libur Idulfitri dijadwalkan pada 16–20 Maret 2026 dan dilanjutkan 23–27 Maret 2026. Dengan demikian, total libur Lebaran mencapai 10 hari dan siswa kembali masuk sekolah pada 30 Maret 2026.
Achi menjelaskan, surat edaran Disdik Makassar sebelumnya diterbitkan lebih awal sebelum kebijakan resmi dari pemerintah pusat keluar.
“Sekarang masih dalam masa libur awal Ramadan, sehingga kami akan segera membuat surat edaran penyesuaian berdasarkan edaran pusat dari tiga menteri,” jelasnya.
Ia berharap seluruh satuan pendidikan dapat mengikuti ketentuan terbaru secara tertib agar pelaksanaan pembelajaran tetap berjalan optimal.
Selain mengatur jadwal libur, Disdik Makassar juga mengarahkan sekolah untuk menyesuaikan suasana pembelajaran selama Ramadan. Kegiatan tidak hanya berfokus pada kurikulum reguler, tetapi juga penguatan pendidikan karakter.
“Ramadan adalah momentum pendidikan karakter. Sekolah kami dorong untuk memperbanyak kegiatan yang membentuk akhlak, kedisiplinan, dan kepedulian sosial peserta didik,” imbuh Achi.
Sekolah diminta menyelenggarakan kegiatan keagamaan seperti tadarus Alquran, pesantren kilat, kultum, hingga bakti sosial. Kegiatan tersebut diharapkan membangun suasana religius dan memperkuat nilai empati serta kebersamaan di lingkungan sekolah.
Disdik juga mengimbau orang tua untuk tetap memantau aktivitas anak selama libur awal Ramadan dan masa Lebaran. Siswa diharapkan memanfaatkan waktu luang secara positif serta menjaga ketertiban dan keamanan.
“Kami berharap proses pembelajaran selama bulan suci tetap berjalan kondusif, sekaligus menjadikan Ramadan sebagai momentum penguatan karakter generasi muda di Kota Makassar,” tutupnya.