Pemprov Sulsel Benahi Jalan Aroepala, Lalu Lintas Tetap Jalan Sistem Buka-Tutup

Kondisi ruas jalan Aroepala yang sedang dalam pengerjaan oleh Pemprov Sulsel. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR — Aktivitas lalu lintas di ruas Jalan Aroepala, Kota Makassar, tetap berjalan meski perbaikan jalan tengah dikebut Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Proyek yang kini memasuki tahap pengerukan dan perataan badan jalan itu menjadi bagian dari peningkatan kualitas infrastruktur pada salah satu jalur padat di Makassar.
Sejumlah alat berat seperti excavator dan mesin pemadat tampak beroperasi di lokasi untuk mempercepat pengerjaan. Area proyek juga dipasangi kerucut lalu lintas guna membatasi jalur kendaraan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.
Selama pekerjaan berlangsung, arus kendaraan diberlakukan sistem buka-tutup. Pengendara roda dua dan roda empat melintas secara bergantian di satu jalur yang masih dapat digunakan.
Petugas di lapangan terlihat aktif mengatur lalu lintas untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar dan aman.

BACA JUGA:
Pemprov Sulsel Mulai Diaudit BPK, Siap Pertahankan Opini WTP

Program perbaikan ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi melalui skema Multi Years Contract (MYC) dalam program Multi Years Project (MYP) yang dibiayai APBD.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan perbaikan difokuskan pada peningkatan kualitas permukaan jalan yang sebelumnya mengalami penurunan kondisi.
“Pekerjaan meliputi pengupasan aspal lama, perataan badan jalan, hingga nantinya dilakukan pengaspalan kembali,” katanya, Selasa (7/4/2026).
Ia menyebut ruas Jalan Aroepala merupakan jalur dengan volume kendaraan tinggi sehingga membutuhkan penanganan bertahap agar tetap layak dilalui. Jalan ini juga terhubung dengan Jalan Hertasning yang lebih dulu dikerjakan.
Menurutnya, pengaturan lalu lintas menjadi perhatian utama selama proyek berlangsung. Kontraktor diminta memastikan sistem pengamanan berjalan optimal untuk meminimalkan gangguan bagi pengguna jalan.
“Kami utamakan keselamatan dan kelancaran. Rambu dan pembatas jalur sudah dipasang agar pengendara tetap aman,” katanya.
Pemprov Sulsel menargetkan peningkatan kualitas jalan secara bertahap di sejumlah ruas strategis. Selain meningkatkan kenyamanan berkendara, proyek ini juga diharapkan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.