Panen Raya Jagung di Tuban, Prabowo Kagum Briket Tongkol Jagung dan Pupuk dari Batu Bara

Presiden Prabowo saat melakukan Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Tuban, Jawa Timur. (ist)
menitindonesia, TUBAN – Presiden RI Prabowo Subianto mengaku kagum dengan berbagai inovasi yang dilakukan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.
Salah satu inovasi yang menarik perhatian Presiden adalah pemanfaatan limbah tongkol jagung menjadi briket arang sebagai sumber energi alternatif.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak dan Groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Dalam sambutannya, Prabowo mengaku terkesan dengan berbagai terobosan yang dilakukan Polri di tengah krisis energi global yang melanda banyak negara.
“Saya lega. Kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, ‘Pak, tenang kita bisa bikin briket arang dari tongkol jagung.’ Waduh, luar biasa,” ujar Prabowo.

BACA JUGA:
Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Target 30 Ribu Beroperasi Agustus

Menurut Presiden, inovasi tersebut membuktikan bahwa limbah pertanian yang selama ini dianggap tidak bernilai ternyata bisa diolah menjadi sumber energi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Tadinya tongkol itu dibuang, sekarang bisa jadi sumber energi. Terima kasih Kapolri, terima kasih Polisi RI,” katanya.
Prabowo menegaskan apresiasinya bukan sekadar pujian, melainkan bentuk pengakuan atas kerja nyata dan inovasi yang dilakukan aparat kepolisian di lapangan.
Ia juga menyinggung besarnya tekanan publik yang kerap dihadapi institusi Polri.
“Kalian sering dicaci maki, sedikit-sedikit Polri begini, Polri begitu. Tapi kalian sekarang buktikan,” ujarnya.
Menurut Prabowo, kedekatan Polri dengan masyarakat, kampus, serta kalangan akademisi menjadi salah satu faktor lahirnya berbagai inovasi strategis tersebut.
“Karena kalian dekat sama rakyat, dekat sama kampus, dekat sama insinyur dan sarjana-sarjana itu, makanya kalian tahu. Ini luar biasa,” ungkapnya.
Selain briket dari tongkol jagung, Presiden juga mengapresiasi inovasi pengembangan pupuk berbahan batu bara berkalori rendah yang dinilai mampu memperkuat kemandirian sektor pertanian nasional.
“Tadi juga pupuk dari batu bara ini juga luar biasa. Ini mukjizat juga menurut saya. Batu bara kalori rendah kita bisa bikin pupuk,” ujar Prabowo.
Ia menilai, jika inovasi tersebut dapat diterapkan secara luas, Indonesia akan semakin kuat dan tidak lagi bergantung pada impor pupuk dari luar negeri.
“Begitu kita lepas dari ketergantungan pupuk luar negeri, kita sangat-sangat kuat,” tegasnya.
Untuk mempercepat distribusi hasil inovasi tersebut kepada masyarakat, Prabowo mengarahkan agar jaringan Koperasi Merah Putih ikut dilibatkan sebagai saluran distribusi utama.
“Tadi kita baru resmikan Koperasi Merah Putih. Nanti ini bisa dimanfaatkan, koperasi Merah Putih bisa menyalurkan briket dari tongkol, bisa juga menyalurkan pupuk dari batu bara dan sebagainya,” pungkasnya.