Ketua DPW PAN Sulsel, Ashabul Kahfi bersama Sekretarisnya, Chaidir Syam mengukuhkan pengurus DPC PAN se Kabupaten Maros di Taman Kota Turikale Maros. (Bkr)
menitindonesia, MAROS – Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Selatan terus menggenjot konsolidasi menghadapi Pemilu 2029.
Kabupaten Maros menjadi salah satu daerah yang diproyeksikan sebagai basis kekuatan partai setelah seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di 14 kecamatan resmi dikukuhkan.
Momentum itu berlangsung dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PAN yang digelar di Taman Kota Maros, Kecamatan Turikale, Minggu (28/6/2026) malam.
Ketua DPW PAN Sulsel Ashabul Kahfi, Sekretaris DPW PAN Sulsel Chaidir Syam, Ketua DPC PAN Maros Muhammad Gemilang Pagessa, serta ratusan kader dan pengurus hadir dalam kegiatan tersebut.
Dalam forum itu, Ashabul Kahfi secara terbuka menyebut Maros sebagai salah satu daerah paling strategis bagi PAN di Sulawesi Selatan. Bahkan, ia mengklaim capaian kursi PAN di Maros selama tiga periode terakhir belum mampu dilampaui daerah lain di Sulsel.
“Maros ini salah satu kebanggaan PAN Sulawesi Selatan. Kontribusinya sangat besar dan menjadi modal penting untuk memperkuat PAN di tingkat nasional,” kata Ashabul.
Menurutnya, pengukuhan pengurus baru bukan sekadar agenda seremonial. Struktur partai yang baru dikukuhkan diminta langsung bergerak memperkuat organisasi hingga tingkat akar rumput sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik lima tahun mendatang.
Ashabul bahkan memasang target khusus bagi PAN Maros untuk meningkatkan kekuatan politiknya di DPRD.
“Saya optimistis PAN Maros tetap menjadi yang terdepan. Target realistis kita, dari 12 kursi bisa bertambah menjadi minimal 16 kursi pada Pemilu 2029,” ujarnya.
Target tersebut ternyata masih kalah ambisius dibandingkan yang dipasang Ketua DPC PAN Maros Muhammad Gemilang Pagessa. Politisi muda PAN itu menargetkan partainya mampu menggandakan jumlah kursi DPRD Maros menjadi 24 kursi.
Gemilang berkaca pada tren kenaikan suara PAN dalam dua pemilu terakhir. Pada Pemilu 2019, PAN hanya meraih enam kursi DPRD. Lima tahun kemudian, jumlah itu melonjak dua kali lipat menjadi 12 kursi.
“Kalau 2019 kita enam kursi lalu 2024 menjadi 12 kursi, berarti naik 100 persen. Insyaallah 2029 kita targetkan naik lagi 100 persen menjadi 24 kursi,” tegas Gemilang disambut tepuk tangan kader.
Menurutnya, target tersebut bukan sesuatu yang mustahil jika seluruh pengurus baru mampu bekerja secara terstruktur hingga tingkat ranting dan memperkuat jaringan relawan di seluruh wilayah Maros.
Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Sulsel Chaidir Syam mengungkapkan Muscab Maros merupakan daerah kelima yang telah menyelesaikan agenda konsolidasi setelah Sinjai, Bulukumba, Parepare, dan Pangkep.
Ia memastikan seluruh struktur DPC PAN di 14 kecamatan kini telah lengkap dan siap menjalankan program partai.
“Alhamdulillah seluruh DPC di Maros sudah terbentuk dan dikukuhkan. Ini menjadi fondasi awal untuk memperkuat gerakan partai sekaligus menghadapi Pemilu 2029,” katanya.
DPW PAN Sulsel menargetkan pelaksanaan Muscab di 24 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan rampung pada Agustus 2026. Konsolidasi ini menjadi bagian dari strategi PAN untuk memperkuat basis politik daerah sekaligus mengejar target masuk tiga besar partai nasional pada Pemilu 2029.
Daftar Pengurus DPC PAN Se-Kabupaten Maros yang Dikukuhkan :
1. Kecamatan Bantimurung
Ketua: Ariawan Arifin
Sekretaris: Tri Ade Setiawan
Bendahara: Abd. Kadir
2. Kecamatan Bontoa
Ketua: Fajar HB
Sekretaris: Ahmad Khalil
Bendahara: Rosdiana
3. Kecamatan Cenrana
Ketua: Andi Caherul Abdullah
Sekretaris: Nursalam
Bendahara: Anugrah Hasyan Putri
4. Kecamatan Camba
Ketua: Andi Mappellawa
Sekretaris: A. Muh. Ishak
Bendahara: M. Rusli
5. Kecamatan Lau
Ketua: Andi Rijal Abdullah
Sekretaris: Sahabuddin
Bendahara: Musdalifah