Di HUT ke-67 Maros, Legislator Titip Harapan: Infrastruktur Dipercepat, Ekonomi Bangkit

Kantor DPRD Maros. (IST)
menitindonesia, MAROS – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Kabupaten Maros menjadi momentum bagi jajaran DPRD untuk menyampaikan sejumlah catatan sekaligus harapan bagi arah pembangunan daerah. Infrastruktur, pelayanan publik, penguatan UMKM hingga sektor pariwisata menjadi isu yang paling banyak disorot.
Ketua DPRD Maros, Muh Gemilang Pagessa, berharap Kabupaten Maros terus tumbuh menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berfokus pada proyek fisik, tetapi juga harus diikuti peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pelayanan ke depan semakin baik di berbagai bidang,” kata Gemilang, Sabtu (4/7/2026).
Hal senada disampaikan Wakil Ketua II DPRD Maros, Nurwahyuni Malik. Ia berharap pembangunan dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah, terutama pada sektor infrastruktur dan pelayanan publik.

BACA JUGA:
DPRD Maros Soroti Tunggakan Parkir Mie Gacoan, Minta Dibayar Rapel Sejak 2024

Selain itu, ia mendorong pemerintah daerah memperkuat dukungan terhadap pelaku UMKM dan sektor pertanian agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Nurwahyuni juga berharap potensi pariwisata Maros semakin dikenal, baik di tingkat nasional maupun internasional, dengan tetap mengedepankan kelestarian lingkungan dan kearifan lokal.
Namun demikian, ia mengingatkan masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah daerah. Salah satunya adalah kondisi sejumlah ruas jalan yang rusak dan membutuhkan penanganan segera.
Tak hanya itu, pengembangan UMKM dinilai masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari rendahnya pemanfaatan pemasaran digital, keterbatasan akses permodalan, hingga pola pikir sebagian pelaku usaha yang belum adaptif terhadap inovasi.
“Pengembangan UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti minimnya adopsi pemasaran digital, keterbatasan akses permodalan, serta pola pikir pelaku usaha yang belum adaptif terhadap inovasi,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Maros, Andi Safriadi, berharap pembangunan daerah dapat dipercepat mulai 2027. Ia menilai kebijakan efisiensi anggaran sebaiknya tidak lagi menjadi penghambat pelaksanaan program pembangunan, khususnya perbaikan infrastruktur jalan.
“Mengingat beberapa ruas jalan di Maros sudah banyak yang berlubang,” katanya.
Meski demikian, legislator PAN tersebut mengakui pemerintah daerah masih dihadapkan pada keterbatasan anggaran sehingga pelaksanaan program harus disusun berdasarkan skala prioritas.
“Dengan keterbatasan anggaran yang ada, memang harus dipilih mana yang paling prioritas,” tambahnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Maros, Try Wahyu Arifin, mengajak seluruh elemen masyarakat terus bersinergi membangun daerah.
“Dari desa ke kota, dari petani ke pengusaha, dari sekolah ke kantor, kita melangkah bersama,” ujarnya.
Ia berharap Maros mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik melalui peningkatan investasi, penguatan UMKM, serta pengembangan sektor pariwisata.
“Harapannya ekonomi bangkit, investasi masuk, UMKM naik kelas, dan pariwisata mendunia,” tutupnya.