Berlayar Bersama Ketua Kwarcab, Kontingen Jambore Nasional Pramuka Maros Tiba di Jakarta

Wakil Bupati Maros sekaligus Ketua Kwarcab Pramuka Maros, Muetazim Mansyur saat tiba di pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta mendapingi kontingen Jambore Nasional Cibubur. (ist)
menitindonesia, JAKARTA Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Maros, Moetazim Mansyur, memilih ikut mengawal langsung perjalanan 120 peserta, pendamping, dan peninjau Jambore Nasional hingga tiba di Jakarta.
Rombongan kontingen Pramuka Maros tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (10/8/2026) sore, setelah menempuh perjalanan laut menggunakan kapal Pelni dari Pelabuhan Makassar sejak Sabtu, (08/08/2026).
Moetazim ikut dalam rombongan sejak keberangkatan dari Maros. Selama perjalanan, dia memastikan kondisi peserta tetap terpantau dan kebutuhan mereka terpenuhi.
“Bagi kami, yang paling penting adalah memastikan anak-anak dan seluruh rombongan merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” kata Moetazim.

BACA JUGA:
Lepas Peserta Jambore Nasional, Bupati Maros Bagikan Uang Saku Rp 500 Ribu

Perhatian juga diberikan terhadap kebutuhan konsumsi peserta. Setibanya di Pelabuhan Tanjung Priok, Moetazim kembali memastikan makanan malam telah tersedia sebelum rombongan melanjutkan perjalanan menuju Cibubur.
Makanan berupa nasi kotak disiapkan melalui sopir protokoler Pemerintah Kabupaten Maros yang telah bersiaga di pelabuhan.
“Kita tidak ingin peserta sampai kelelahan atau kekurangan kebutuhan selama perjalanan. Karena itu, hal-hal kecil seperti makan dan kondisi peserta juga harus kami pastikan,” ujarnya.
Usai makan malam, rombongan melanjutkan perjalanan menggunakan dua bus berkapasitas sekitar 80 orang. Sementara sebagian rombongan, termasuk unsur Kwartir Ranting (Kwarran), menggunakan bus terpisah.
Menurut Moetazim, kehadiran langsung dalam perjalanan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab pimpinan Kwarcab. Ia ingin memastikan seluruh kontingen tiba dengan kondisi prima sebelum mengikuti agenda nasional.
“Ketua Kwarcab bukan hanya hadir saat pelepasan atau kegiatan seremonial. Kami juga harus memastikan mereka sampai di lokasi dengan aman dan siap mengikuti kegiatan,” jelasnya.
Kontingen Pramuka Maros sebelumnya dilepas pada 6 Agustus 2026, bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Pramuka ke-65.
Moetazim berharap perjalanan panjang tersebut tidak mengurangi semangat peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian Jambore Nasional.
“Harapan kami, seluruh peserta bisa mengikuti kegiatan dengan semangat, membawa nama baik Maros dan Sulawesi Selatan, serta mendapatkan pengalaman yang bermanfaat,” tuturnya.
Setibanya di Cibubur, kontingen Pramuka Maros selanjutnya akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan Jambore Nasional dengan membawa nama Kabupaten Maros dan Sulawesi Selatan.