Jelang HUT RI ke-81, Wali Kota Makassar Pimpin Gladi Bersih Upacara di Karebosi

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat memimpin gladi upacara HUT-RI ke 81 di Karebosi. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR — Persiapan upacara peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Makassar memasuki tahap akhir. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin langsung gladi bersih di Lapangan Karebosi, Sabtu (15/8/2026).
Gladi bersih pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih tersebut berlangsung sekitar pukul 09.00 hingga 10.35 WITA. Seluruh unsur yang terlibat dalam upacara hadir untuk memastikan kesiapan masing-masing.
Pasukan upacara berasal dari unsur TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Polri, serta jajaran Pemerintah Kota Makassar. Paskibraka Kota Makassar juga turut menjalani gladi bersama kelompok paduan suara yang terdiri dari siswa-siswi SMP se-Kota Makassar di bawah binaan Dinas Pendidikan.
Munafri mengikuti setiap tahapan gladi dari awal hingga akhir. Ia mengecek langsung kesiapan prosesi, termasuk posisinya sebagai inspektur upacara.
Sejumlah bagian turut diperiksa, mulai dari prosesi pengibaran bendera, pembacaan naskah-naskah upacara hingga formasi barisan peserta.

BACA JUGA:
Pemkot Makassar Gelontorkan Rp2,5 Miliar untuk MHM, Perputaran Ekonomi Rp52,3 Miliar

“Gladi bersih ini menjadi bagian penting dari persiapan Pemerintah Kota Makassar untuk memastikan pelaksanaan upacara pada 17 Agustus mendatang berlangsung tertib, khidmat dan sesuai dengan rangkaian yang telah ditetapkan,” ujar Munafri.
Tak hanya pasukan upacara, Munafri juga menyaksikan penampilan paduan suara siswa-siswi SMP se-Kota Makassar. Kelompok pelajar tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kota Makassar.
Gladi bersih ini menjadi pengecekan terakhir untuk memastikan seluruh petugas memahami tugas dan posisi masing-masing sebelum upacara digelar pada 17 Agustus.
Munafri berharap seluruh rangkaian upacara nantinya berjalan lancar dan khidmat. Menurutnya, peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali menumbuhkan semangat kebangsaan dan menghargai perjuangan para pahlawan.