Appi Sambut 1.173 Peserta MTQ KORPRI Nasional: Semoga Bawa Berkah untuk Makassar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat memberikan sambutan di malam Taaruf MTQ Korpri Nasional. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Ratusan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 mulai berdatangan di Sulawesi Selatan. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi menyambut para peserta dalam malam taaruf yang digelar di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Minggu (23/8/2026) malam.
Malam taaruf ini menjadi ajang silaturahmi sebelum MTQ KORPRI Nasional 2026 resmi dibuka di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (24/8/2026).
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Zudan Arif Fakhrullah, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, sejumlah pejabat kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dewan hakim, panitia, serta seluruh kafilah turut hadir dalam acara tersebut.
Sulawesi Selatan dipercaya menjadi tuan rumah MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026. Sejumlah rangkaian kegiatan dan perlombaan akan digelar di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Ajang nasional ini diikuti 117 kontingen atau instansi, yang terdiri dari 38 provinsi, 77 kementerian dan lembaga, serta dua perguruan tinggi negeri. Total peserta mencapai 1.173 orang, ditambah 465 official.

BACA JUGA:
PDAM Makassar Minta Kementerian PU Bangun Bendung Karet di Sungai Tello

Bagi Appi, kepercayaan menjadikan Makassar sebagai lokasi pembukaan MTQ KORPRI Nasional merupakan sebuah kehormatan sekaligus berkah bagi Kota Daeng.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Makassar mengucapkan selamat datang di Kota Makassar. Alhamdulillah, Makassar mendapat kesempatan dan kehormatan sebagai tuan rumah pembukaan kegiatan ini,” kata Appi.
Appi berharap kedatangan ribuan peserta dari berbagai daerah tidak hanya memberikan dampak terhadap pergerakan ekonomi Kota Makassar, tetapi juga membawa keberkahan.
Ia bahkan meminta para kafilah membawa serta doa terbaik untuk Makassar selama berada di kota tersebut.
“Kami sangat berharap doa terbaik yang dikirimkan agar Kota Makassar senantiasa menjadi kota yang menjadi bagian penting bagi negara yang kita cintai,” ujarnya.
Tak hanya itu, Appi mengajak para kafilah menikmati berbagai daya tarik Kota Makassar. Mulai dari suasana kota, semilir angin Mamiri, hingga menikmati matahari terbenam di Pantai Losari.
Pemkot Makassar, kata dia, juga berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh delegasi selama mengikuti rangkaian MTQ KORPRI Nasional.
“Kota Makassar insyaallah akan menjadi tuan rumah yang baik. Kami berusaha untuk menghadirkan hospitality yang terbaik kepada seluruh tamu yang hadir di kota ini,” katanya.
Appi juga meminta para peserta tak sungkan menyampaikan kritik maupun masukan jika menemukan pelayanan yang kurang selama berada di Makassar.
“Kami berharap para delegasi bisa menceritakan hal-hal baik yang ditemukan di Kota Makassar, dan sampaikan kepada kami jika ada hal-hal yang kurang baik selama berada di sini,” sambungnya.
Lebih jauh, Appi berharap MTQ KORPRI Nasional 2026 tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan tersebut harus menjadi momentum untuk semakin menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai Qurani dalam kehidupan aparatur sipil negara (ASN) dan birokrasi.
Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional Zudan Arif Fakhrullah mengapresiasi dukungan Pemprov Sulsel dan seluruh pemerintah daerah dalam penyelenggaraan MTQ KORPRI Nasional 2026.
Menurut Zudan, Sulsel mencatat sejarah sebagai satu-satunya provinsi yang dua kali dipercaya menjadi tuan rumah MTQ KORPRI Tingkat Nasional.
Sebelumnya, MTQ KORPRI tingkat nasional pertama juga digelar di Makassar.
“Di Sulawesi ini juga MTQ kembali digelar dengan peserta terbanyak, seluruh 38 provinsi di Indonesia turut berpartisipasi, bersama 77 kementerian dan lembaga,” kata Zudan.
Ia menyebut tingginya jumlah peserta menjadi bukti antusiasme ASN dari seluruh Indonesia untuk menyemarakkan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026.
Rangkaian MTQ KORPRI Nasional 2026 akan dimulai dengan pembukaan di Lapangan Karebosi, Makassar, Senin (24/8/2026).
Setelah itu, babak penyisihan dijadwalkan berlangsung pada 25-27 Agustus 2026. Kompetisi kemudian memasuki babak final pada 28 Agustus.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan acara penutupan yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Pangkep pada 29 Agustus 2026.