Ikuti Sosialisasi Dampak Pernikahan Anak, Ketua TP PKK Maros Ingatkan Dampak Buruknya

PKK Maros sosialisasikan pencegahan pernikahan anak. (Foto: Ist)
menitindonesia, MAROS – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Maros, Ny Hj Ulfiah Chaidir Syam, mengikuti kegiatan bersama edukasi pernikahan untuk kesejahteraan di Sulawesi Selatan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan anak di masa Pandemi Covid-!9 di Balroom Phinisi 2, Hotel Claro, Makassar, Selasa (7/12/2021).
Dalam sambutannya saat membuka acara ini, Sekretaris Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani, memberikan perhatian serius terhadap pengarusutamaan gender dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas P3AP2KB Provinsi Sulsel.
Sementara itu, di sela-sela acara, Ny Hj Ulfiah Chaidir mengatakan, gerakan cegah perkawinan anak, menjadi agenda utama PKK Maros untuk membendung angka perkawinan anak yang masih tinggi di Maros.
“Kabupaten Maros termasuk salah satu wilayah di Sulsel yang masih tinggi angka perkawinan anak. Salah satu penyebab terjadinya perkawinan anak, yakni faktor ekonomi, terutama dalam situasi Pandemi Copvid-19,” kata Ulfiah Chaidir.
Selain itu, Ulfiah juga menjelaskan, perkawinan terhadap anak ini, berdampak langsung bagi pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Dampaknya bisa menimbulkan kemiskinan baru atau kemiskinan struktural.
“Pernikahan dini bagi anak, selain berdampak terhadap ekonomi, juga rawan menimbulkan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perdagangan manusia atau pola asuh terhadap anak. Hak anak-anak untuk tumbuh bahagia bisa terenggut,” tandas Ulfiah. (roma)