Cek Latihan PSM, Wali Kota Makassar Minta Juku Eja Bangkit

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menyambangi markas latihan PSM Makassar di stadion Kalegowa. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, turun langsung memantau latihan PSM Makassar di Stadion Kalegowa, Senin (6/4/2026) petang.
Kehadiran pria yang akrab disapa Appi itu bukan sekadar kunjungan biasa. Ia datang membawa pesan tegas: PSM harus segera bangkit dari tren performa yang dinilai menurun.
“Saya cek langsung kondisi latihan dan bertemu manajemen. Kita ingin memastikan tim ini kembali punya semangat untuk menang,” ujar Appi.
Mantan CEO PSM itu mengaku “terusik” melihat performa Juku Eja, termasuk saat ditahan imbang 1-1 oleh Persis Solo di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, beberapa hari lalu.
“Kita seperti kehilangan semangat bertanding, kehilangan keinginan untuk menang,” tegasnya.
Kondisi tersebut mendorong Appi turun langsung menemui pemain, pelatih, dan manajemen. Ia bahkan mengaku telah berdiskusi dengan pihak tim untuk mencari solusi konkret.

BACA JUGA:
Proyek Dermaga Rp3 M di Lanjukang Dikritik DPRD Makassar: Warga Masih Butuh Air dan Listrik

“Makanya saya datang, saya bicara dengan manajemen dan pelatih untuk memastikan ada upaya nyata membangkitkan tim,” katanya.
Menurutnya, secara komposisi, skuad PSM saat ini cukup kompetitif. Namun, dibutuhkan sentuhan manajerial dan strategi yang tepat agar permainan kolektif kembali solid.
“Kalau lihat komposisi, tidak jelek. Tapi butuh cara untuk membangkitkan permainan tim agar bisa meraih kemenangan,” ujarnya.
Appi juga menekankan pentingnya menghadirkan perubahan di dalam tim, baik dari sisi taktik, suasana, maupun pendekatan manajemen.
“Tidak boleh monoton. Harus ada perubahan nyata, apakah itu strategi, suasana baru, atau langkah lain yang bisa memotivasi pemain,” tegasnya.
Ia bahkan mengingatkan pentingnya nilai budaya lokal seperti Siri’ na Pacce untuk membangkitkan mental bertanding para pemain.
“Mereka harus punya fighting spirit, punya Siri’ na Pacce. Itu yang saya ingin lihat,” katanya.
Menjelang laga tandang melawan PSIM Yogyakarta pekan depan, Appi berharap PSM mampu menjadikan pertandingan tersebut sebagai momentum kebangkitan.
“Kalau momentum bisa kita ambil di Jogja sebelum kembali ke kandang, itu sangat penting,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti dukungan suporter yang dinilai mulai menurun. Namun, menurutnya, hal tersebut sangat bergantung pada hasil di lapangan.
“Kalau kita menang, suporter pasti kembali. Kuncinya ada di performa tim,” ungkapnya.
Appi menegaskan, PSM sebagai klub kebanggaan masyarakat Makassar tidak layak berada dalam posisi saat ini.
“Klub ini tidak pantas di posisi seperti ini. Kita punya tempat yang lebih baik dan bisa ke sana kalau bekerja bersama,” tegasnya.
Ia pun optimistis, dengan kerja keras dan perubahan nyata, PSM mampu bangkit dan kembali bersaing di papan atas kompetisi Super League Indonesia musim 2025/2026.