Ketua DPRD Maros, Gemilang Pagessa saat menggelar reses masa sidang ke dua di kecamatan Mandai. (ist)
menitindonesia, MAROS – Ketua DPRD Kabupaten Maros, Muh. Gemilang Pangessa, memanfaatkan reses masa persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 untuk turun langsung menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan VI yang meliputi Kecamatan Mandai dan Marusu, Senin (6/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dinamis dan didominasi kalangan pemuda yang активно menyampaikan berbagai usulan pembangunan di wilayahnya.
Gemilang menegaskan, reses bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang dialog terbuka antara wakil rakyat dan masyarakat.
“Reses ini adalah kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung harapan dan keresahan masyarakat, khususnya generasi muda di Maros,” ujarnya.
Tak hanya menyerap aspirasi, kegiatan itu juga dirangkaikan dengan rapat organisasi kepemudaan yang berlangsung santai namun produktif.
Gemilang mengapresiasi peran aktif pemuda yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendorong kegiatan sosial dan pembangunan daerah.
“Ini mungkin rapat paling nyaman. Ini bentuk apresiasi kami kepada teman-teman yang aktif berorganisasi,” katanya.
Dalam forum tersebut, peserta diberi ruang luas untuk menyampaikan berbagai kebutuhan, mulai dari infrastruktur hingga program pemberdayaan pemuda.
Gemilang memastikan seluruh aspirasi yang masuk akan diperjuangkan melalui mekanisme resmi di DPRD.
“Semua masukan akan kami tampung, dibahas dalam rapat paripurna, lalu diteruskan ke pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar aktif menyalurkan aspirasi melalui forum lain seperti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.
Menariknya, Gemilang turut menggagas konsep reses tematik ke depan agar penyerapan aspirasi lebih terarah.
“Ke depan bisa ada reses khusus perempuan dan anak, kepemudaan, hingga kelompok disabilitas agar lebih fokus,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, DPRD Maros berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara legislatif dan masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Maros.