Munafri Lepas 331 Jemaah Haji, Titip Doa untuk Makassar

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa melepas Jemaah Calon Haji Makassar. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melepas Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Makassar tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Rumah Jabatan Wali Kota, Baruga Anging Mammiri, Rabu (29/4/2026).
Dalam sambutannya, Munafri menegaskan ibadah haji bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan ibadah suci yang menuntut keikhlasan dan kesungguhan.
“Ibadah haji ini bukan tamasya atau rekreasi, tetapi kesempatan besar untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tegasnya.
Wali kota yang akrab disapa Appi itu mengingatkan para jemaah agar menjaga niat, kesehatan, serta mematuhi seluruh aturan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Ia juga berpesan agar para jemaah saling menjaga dan membantu satu sama lain selama perjalanan.

BACA JUGA:
Melinda Aksa Turun ke Posyandu, Dorong Percepatan Cegah Stunting di Makassar

“Jadilah satu keluarga, saling membantu dan memperhatikan. Ini perjalanan spiritual yang harus dijalani bersama,” ujarnya.
Selain itu, Appi menitipkan doa agar para jemaah turut mendoakan Kota Makassar dan masyarakatnya.
Kepada petugas haji, ia menekankan pentingnya memberikan pelayanan maksimal.
“Tugas ini berat, tapi mulia. Layani jemaah dengan penuh tanggung jawab agar ibadah berjalan lancar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Makassar, Muhammad Amrullah Arief, memastikan seluruh jemaah telah melalui pemeriksaan kesehatan ketat sebagai syarat istitha’ah.
“Proses pemeriksaan kesehatan dilakukan secara ketat untuk memastikan jemaah siap berangkat,” ujarnya.
Ia menyebut total jemaah haji asal Makassar tahun ini mencapai 331 orang, yang diberangkatkan secara bertahap melalui beberapa kloter.
Selain itu, daftar tunggu jemaah haji Makassar untuk tahun 2027 diperkirakan mencapai lebih dari 2.000 orang, menandakan tingginya minat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji.
Pemerintah memastikan koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan lancar.