Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Andi Zulkifly turun langsung memantau finalisasi persiapan Kelurahan Gunung Sari. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar Andi Zulkifly turun langsung memantau finalisasi persiapan Kelurahan Gunung Sari menjelang penilaian Lomba Kelurahan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang.
Pemantauan dilakukan di sejumlah titik yang menjadi lokasi penilaian di Kelurahan Gunung Sari, Jumat (24/7/2026). Dalam kunjungan tersebut, Andi Zulkifly didampingi Asisten III Setda Makassar Firman Pagarra bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sejumlah indikator penilaian menjadi fokus pengecekan, mulai dari ketahanan pangan, ketahanan lingkungan, ketahanan ekonomi berbasis UMKM, pengelolaan bank sampah, rumah sehat, urban farming, hingga aktivitas Koperasi Merah Putih.
Andi Zulkifly mengatakan seluruh elemen masyarakat dilibatkan dalam mempersiapkan lomba, mulai dari RT/RW, organisasi kepemudaan, pengurus koperasi, hingga kelompok masyarakat yang menjalankan berbagai program pemberdayaan.
“Hari ini kami melakukan pemantauan sebagai bagian dari persiapan menghadapi penilaian pada hari Senin. Tema lomba kali ini mencakup ketahanan pangan, ketahanan lingkungan, dan ketahanan ekonomi melalui UMKM. Di Kelurahan Gunung Sari kami melihat berbagai titik penilaian, mulai dari pemberdayaan masyarakat, bank sampah, rumah sehat, urban farming, hingga Koperasi Merah Putih,” kata Andi Zulkifly.
Menurutnya, secara umum persiapan Kelurahan Gunung Sari sudah berjalan dengan baik. Namun, ia memberi perhatian khusus terhadap aktivitas Koperasi Merah Putih yang menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian.
Ia menegaskan, koperasi tidak cukup hanya memiliki kepengurusan yang lengkap, tetapi juga harus menunjukkan aktivitas usaha yang berjalan secara nyata.
“Koperasi Merah Putih menjadi salah satu indikator utama penilaian. Karena itu, saya meminta pada hari penilaian nanti koperasi benar-benar menunjukkan aktivitasnya. Di Gunung Sari, alhamdulillah kepengurusannya lengkap, aktivitasnya berjalan, dan core business-nya jelas, seperti penjualan beras, gas LPG 3 kilogram, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya,” ujarnya.
Selain koperasi, tim juga mengevaluasi kebersihan lingkungan, penghijauan, sistem pemilahan sampah, serta pengelolaan bank sampah yang melibatkan partisipasi warga.
Meski mayoritas indikator telah memenuhi target, Andi Zulkifly menyebut masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi sebelum tim penilai tiba.
“Masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi, terutama meningkatkan aktivitas bank sampah dan memperbanyak partisipasi masyarakat sebagai nasabah bank sampah. Aktivitas masyarakat dalam pengelolaan sampah harus semakin terlihat karena itu juga menjadi bagian penting dari penilaian,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh kekurangan dapat segera diselesaikan sehingga Kelurahan Gunung Sari mampu tampil maksimal dan membawa nama Kota Makassar meraih hasil terbaik di tingkat provinsi.
“Alhamdulillah, hasil pemantauan hari ini cukup baik. Mudah-mudahan seluruh kekurangan bisa segera disempurnakan sehingga pada penilaian hari Senin nanti Kota Makassar dapat memberikan hasil terbaik dan mewakili Sulawesi Selatan pada tingkat nasional,” tutup Andi Zulkifly.