menitindonesia, MAKASSAR – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan yang juga Ketua Dewan Pengurus KORPRI Sulsel, Jufri Rahman, mengukuhkan sekaligus melepas 38 kafilah Sulsel yang akan berlaga di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026.
Pengukuhan berlangsung di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jumat (21/8/2026). Dalam kesempatan itu, Jufri menyerahkan bendera pataka kepada Ketua Kafilah MTQ VIII KORPRI Sulsel, Erwin Sodding.
MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 akan berlangsung pada 23-30 Agustus 2026 di Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Ajang nasional tersebut mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh.”
Sebanyak 38 peserta terpilih mewakili Sulsel setelah melalui proses seleksi yang digelar 9-11 Juni 2026. Seleksi tersebut diikuti 246 peserta dari seluruh kabupaten/kota di Sulsel yang memperebutkan posisi untuk 16 cabang lomba.
Ketua Panitia Daerah MTQ KORPRI Sulsel, Muh. Saleh, mengatakan penunjukan Sulsel sebagai tuan rumah merupakan kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar.
“Mari kita berperan aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini. Semoga kita bisa memperlihatkan prestasi dan menjadi penyelenggara sebagai tuan rumah yang baik,” kata Muh. Saleh.
Sementara itu, Jufri Rahman meminta para kafilah tidak sekadar mengejar prestasi. Menurutnya, mereka juga membawa nama besar Sulawesi Selatan di panggung nasional.
Ia menilai nilai-nilai Al-Qur’an harus mampu menjadi inspirasi bagi ASN dalam menjalankan tugas, terutama dalam menjaga integritas dan etika pelayanan publik.
“Indonesia tangguh bukan sekadar tema yang terucap di spanduk dan panggung, tetapi panggilan yang harus selalu hidup dalam setiap langkah pengabdian,” ujar Jufri.
Jufri mengatakan ASN berakhlak tidak cukup hanya memiliki kemampuan dan pengetahuan. Integritas, kejujuran, kedisiplinan, serta kemauan melayani masyarakat dengan tulus juga menjadi bagian penting dari pengabdian.
Karena itu, ia meminta para kafilah menjadikan MTQ sebagai kesempatan untuk membuktikan bahwa ASN Sulsel tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga menjunjung tinggi karakter, adab, dan prestasi.
“Kalian semua bukan sekadar peserta. Kalian adalah wajah Sulawesi Selatan di panggung nasional. Bawalah nama daerah ini dengan kepala tegak, tetapi dengan hati yang rendah, dengan semangat yang menyala, tetapi dengan akhlak yang menjadi cahaya,” katanya.
Jufri juga mengingatkan para kafilah agar tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan. Ia meminta seluruh peserta tetap menjunjung persaudaraan dan sportivitas selama kompetisi berlangsung.
“Bertandinglah dengan segala kemampuan, namun jangan pernah kehilangan makna persaudaraan. Sebab di atas segala kompetisi ada nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Ia berharap MTQ KORPRI Nasional dapat menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat persaudaraan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Jangan hanya mengejar piala. Jadikan MTQ ini sebagai ruang untuk membangun keteladanan dalam sikap, tutur kata, dan pengabdian,” lanjut Jufri.
Pesan serupa disampaikan kepada para pembina, pelatih, dan ofisial. Jufri meminta mereka tidak hanya mendampingi kafilah untuk mengejar kemenangan, tetapi juga membantu membentuk pribadi yang kuat, berjiwa besar, dan menjunjung sportivitas.
Menurutnya, keikutsertaan Sulsel dalam MTQ KORPRI Nasional harus memberi dampak lebih jauh dari sekadar hasil perlombaan. Nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan dapat menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual ASN sekaligus memperkuat integritas serta etika dalam pelayanan publik.
“Kepada seluruh anggota kafilah, pergilah dengan keyakinan, berjuanglah dengan keikhlasan, bertandinglah dengan sportivitas yang menjaga martabat, dan bawalah nama baik Sulawesi Selatan,” tutur Jufri.
Ia pun mendoakan seluruh perjuangan kafilah Sulsel diberi kelancaran dan membuahkan hasil terbaik dalam MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026.
“Semoga Allah SWT meridai langkah kalian, memudahkan jalan kalian, dan membawa nama baik Sulawesi Selatan melalui prestasi yang membanggakan,” pungkasnya.