Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama istri saat menghadiri maulid akbar Nabi Muhammad SAW di Pelabuhan Paotere Makassar. (ist)
menitindonesia, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar menggelar Maulid Akbar di kawasan Dermaga Pelabuhan Paotere, Kecamatan Ujung Tanah, Jumat (28/8) malam. Ribuan warga memadati kawasan pesisir tersebut untuk mengikuti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Suasana Maulid Akbar tahun ini tampak berbeda. Selain dipadati masyarakat, sejumlah perahu nelayan turut berada di sekitar lokasi acara yang merupakan salah satu sentra aktivitas nelayan dan perdagangan laut di Kota Makassar.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi hadir bersama Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar Andi Zulkifli Nanda, Ketua TP PKK Kota Makassar Melinda Aksa, serta jajaran Pemkot Makassar.
Acara tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Makassar, perwakilan Kementerian Agama Kota Makassar, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar, dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar.
Peringatan Maulid diisi tausiyah oleh Ustaz Das’ad Latif. Pemkot Makassar juga merangkaikan kegiatan dengan penyaluran bantuan BAZNAS kepada sejumlah warga.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Munafri didampingi Ketua BAZNAS Kota Makassar, Usman Sofian.
Tak hanya bantuan, suasana acara semakin meriah saat panitia membagikan berbagai hadiah doorprize kepada warga. Hadiah yang disiapkan antara lain perabot rumah tangga, voucher belanja senilai Rp250 ribu yang dapat digunakan di Pasar Terong, hingga hadiah utama berupa dua paket umrah untuk dua pasangan.
Dalam sambutannya, Munafri mengatakan Maulid Akbar Pesisir bukan sekadar agenda tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengingat kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Ia mengajak masyarakat menjadikan Rasulullah sebagai figur utama dalam kehidupan sehari-hari.
“Buat apa kita menyimpan besar-besar foto idola kita: Messi, Ronaldo, atau bahkan idola di komik-komik yang tidak berwujud? Sementara kita mempunyai satu sosok istimewa, satu sosok yang sangat-sangat kita agungkan, satu sosok yang memberikan kita gambaran terhadap kehidupan keselamatan dunia dan akhirat, yaitu Nabi Muhammad SAW,” kata Munafri.
Menurut Appi, Rasulullah memberikan teladan dalam berbagai aspek kehidupan. Mulai dari kepemimpinan, aktivitas perdagangan, kehidupan keluarga hingga kepedulian terhadap masyarakat.
“Kehidupan Nabi inilah yang harus terpatri di dalam kehidupan kita, menjadi contoh dan suri teladan untuk kita semua, yang harus kita jalankan pengamalan setiap hari di dalam kehidupan kita,” ujarnya.
Munafri juga mengapresiasi pelaksanaan Maulid Akbar Pesisir yang dinilainya semakin berkembang. Ia menyebut Pemkot Makassar sebelumnya telah menjanjikan pelaksanaan kegiatan yang menghadirkan perahu nelayan dan lokasi yang lebih nyaman bagi masyarakat.
“Tahun lalu kita janjikan bahwa akan ada perahu-perahu nelayan yang hadir, akan ada tempat yang lebih nyaman dari tahun-tahun sebelumnya, dan alhamdulillah tahun ini kita bisa selenggarakan dengan baik,” tuturnya.
Di tengah pelaksanaan Maulid, Munafri turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kering. Ia meminta warga mengantisipasi potensi kekurangan air, kebakaran, hingga gangguan kesehatan.
Munafri juga meminta jajaran pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan hidup Rasulullah, tetapi juga menjadi pengingat agar nilai-nilai akhlak mulia diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mari kita jadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk terus meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memperkuat ukhuwah, kepedulian, dan kebersamaan, insyaallah kita dapat bersama-sama mewujudkan Kota Makassar yang semakin religius, harmonis, dan penuh keberkahan,” kata Aliyah.